Kalimat Romantis Melukis Wajah

BaliNews.id – Jangan bungkam suara cintaku. Cukup sudah aku diam. Biarkan kukatakan pada semesta, aku mencintaimu. Aku sudah tak sanggup lagi menyembunyikan kebahagiaanku bersamamu. Kebahagiaan karena mencintaimu.

Setidaknya biarkan aku melukiskan cinta dan bahagiaku lewat jemariku, merangkai untaian-untaian kata menerjemahkan semua perasaanku kepadamu.

Cinta itu adalah gravitasi, dan gravitasi cinta dalam hidupku itu adalah dirimu. Cinta itu adalah kekuatan, karena ia membangkitkan kwalitas terbaik dalam diriku. Hadirmu telah menginspirasiku untuk berkarya. Cinta adalah mengalah, yang membuat aku belajar untuk tidak terbutakan egoisme.

Kalimat Romantisme
Ilustrasi Kalimat Romantisme : Melukis Wajah

Kau adalah anugerah terbaik bagiku. Aku mengira aku sudah tidak punya cinta, apalagi mampu mencintai. Tapi nyatanya, bertemu dengan dirimu itu membangkitkan rasa yang dulu pernah ada, rasa yang dulu pernah aku punya, rasa cinta, rasa sayang, dan rasa mau mengalah.

BACA JUGA  Dia Ayahku, Dia Cinta Pertamaku, Dia Cinta Sejatiku

Cinta ini semakin berkembang dan tak bisa ku sembunyikan lebih lama lagi. Cinta ini begitu ingin mengungkapkan kehadirannya. Aku tak akan kuasa lebih lama lagi mencegahnya, tarian cinta ini begitu kuat dan dalam. Cinta dan hadirmu yang melemahkan pikiranku, yang memabukkan hati dan hidupku.

Bali, 3 September 2020

Editor : Agus Hendrawan

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id