Dua Roda…

Aku dan kamu bagaikan dua roda kereta yang dipertemukan oleh cinta.Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.Kita harus selalu jalan bersama demi kebahagiaan cinta ini.

Kesuksesan roda perjalanan kita tidak semata ditentukan oleh seiya sekata hati kita.Ada banyak kerikil kecil cemburu,batu sandungan amarah,tanjakan dan jurang terjal pertengkaran,pun jalan datar kebosanan yang berliku yang membuat kita terguncang dan dilanda keletihan.Tak jarang “sang kuda” semangat cinta pun kadang lari terseok didera “haus pengertian” dan “lapar kasih sayang”.Pun banjir airmata dan banjir perbedaan turut mewarnai laju dua roda cinta kita.

Hanya keyakinan bahwa kita sedang berproses menuju hakiki cinta,rumah kasih, yang membuat kita tetap kuat dan selalu sejalan menghadapi semua aral.Dan kebahagiaan utama kita,bahwa kita tahu,bahwa kita satu hati, bahwasanya asa cinta itu adalah tujuanku dan tujuanmu.

BACA JUGA  Dua Raga Satu Hati

Tetapi cinta kita adalah cinta luar biasa,cinta yang membuat kita menyadari meski kita bersama kita tetaplah dua pribadi yang berbeda.Ada kalanya rodaku yang mengikuti gerak rodamu.Mengantar,mendukung, menyokong kemana arahmu bergerak, menikmati indahnya hidup dari sisi pribadimu.Pun sakit bersama ketika roda kamu dan aku terperosok ke dalam kubangan air kegagalan hidup ataupun sekedar melindas genangan kesedihan.Kuda semangat cinta selalu menjadi sang penyelamat,meringkik dengan nyaring berseru jangan menyerah.

Begitupun rodamu begitu bijak dan penuh pengertian.Sabar mengikuti ketika aku ingin berjalan sesuai hatiku.Tidak sekedar mengikuti,kau selalu waspada,menjaga seimbangnya lajuku, karena kau selalu memastikan kebahagiaanku,bahwa aku bahagia melaju bersamamu.

Kebahagiaan apa lagi yang kita minta, nikmat mana lagi yang kita dustakan.Ketika cinta kita sudah menuju ketidakwarasan,ketika kita sudah mampu menyadari bahwa cinta itu harus saling memberi kebebasan berkarya.Cinta yang menguatkan ikatan sekaligus cinta yang membebaskan.Itulah ketidakwarasan jalannya roda kereta cinta kau dan aku