Balinews.id

Parta Tegas, Bulog Harus Beli Gabah Petani!

I Nyoman Parta dalam Raker Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Rabu (13/3/24). 

Balinews.id – I Nyoman Parta, Anggota Komisi VI DPR RI menyuarakan rasa prihatin terhadap tingginya harga beras di sejumlah tempat. Hal ini disampaikannya pada Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Dirut PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Frans Marganda Tambunan, dan Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Rabu (13/3/24).

Dalam rapat itu, Ia meminta Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menyerap gabah petani agar nantinya harga beras menjadi terjangkau. Menurutnya, jika Bulog tidak menyerap gabah petani, maka ketidakstabilan harga beras akan terus terjadi.

“Khusus untuk Dirut Bulog, segera perbaiki ini. Bapak, harus beli gabah petani. Jangan berkelit, bahwa ini tidak bisa karena aturannya melarang membeli melebihi aturan main. Itu harus diubah,” ujar Parta.

Selama ini, hasil gabah petani diserahkan kepada tengkulak atau dalam kata lain pihak swasta.

Parta menilai jika gabah petani dibeli pihak swasta maka tak mungkin mencapai kestabilan harga beras.

“Rumusnya datang dari mana. Harusnya Bulog sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan yang harus membeli. Petani harus diberi harga bagus, karena mereka sebagai penghasil kebutuhan strategis,” jelas Parta.

Parta menyebut penyebab petani miskin di Indonesia bukanlah karena iklim ataupun hama melainkan pemerintah sendiri.

“Karena tidak becusnya tata kelola perdagangan. Ketika harga beras mahal, kita mau turunin harga gabah. Konyol sekali tindakan ini. Harusnya, petani diberi harga bagus,” jelas Parta.

Ia meminta agar Bulog dapat membeli gabah petani dengan harga yang sesuai, bukannya malah lebih murah. Jika harganya Rp9000 maka Bulog juga membeli dengan harga tersebut.

“Kalau harganya Rp9.000, ya beli Rp9.000. Kalau perlu, lebih mahal lagi harga gabah petani. Jika nanti mau dijual murah, itu nanti urusan pemerintah. Jangan pernah turunkan harga di petani, sebab petani sangat berjasa bagi kita. Itu cara pikirnya. Jangan terbalik-balik berpikirnya!” papar Parta.

Setelah membeli gabah dari petani lokal, harga beras di pasaran juga diberi harga terjangkau agar semua rakyat bisa membeli. Bagi Parta, itu merupakan tindakan benar.

Parta berharap Bulog dapat memberi perhatian pada masalah ini. Ia menekankan, agar Pemerintah harus bisa menyerap produksi gabah petani sebanyak-banyaknya. (*)

Segera! Thailand Akan Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

GLOBAL, Balinews.id – Anggota parlemen Thailand sedang bersiap untuk melakukan pemungutan suara yang bersejarah terkait…

March 14, 2024

Lirik Lagu Politrik Feast, Gambarkan Situasi Politik Saat Ini?

HIBURAN, Balinews.id – Band indie rock asal Indonesia, .Feast baru saja merilis lagu berjudul Politrik.…

March 14, 2024

Korban Jiwa Kebakaran Gudang LPG Kini 16 Orang, Tersisa 2 yang Dirawat

DENPASAR, Balinews.id – Korban jiwa akibat kebakaran di Gudang Gas LPG di Jalan Cargo Taman…

March 14, 2024

Menko Airlangga: Tak Ada Anggaran Bansos Untuk Korban Judol

NASIONAL, Balinews.id – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan tak ada anggaran bantuan sosial (bansos)…

March 14, 2024

DPR Usulkan Mahasiswa Ekonomi Kelas Menengah Diberikan Beasiswa

NASIONAL, Balinews.id – c Menurutnya, model pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang berlaku saat ini…

March 14, 2024