Balinews.id

Dalam Rangka Hari Kemerdekaan HUT RI, Ini 3 Tokoh Pahlawan Perempuan Nasional

BaliNews.id– Jangan pernah meremehkan perempuan. Dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia serta hak-hak rakyat, tidak hanya para pria saja yang turun tangan. Adapun pahlawan nasional wanita yang perlu dikenal.

Indonesia juga memiliki banyak pahlawan nasional wanita yang berjasa dalam berjuang melawan penjajah di medan perang, maupun berjuang dalam kegiatan sosial.

Inilah beberapa pahlawan perempuan Indonesia yang harus kita tahu!

  • R.A Kartini

R.A Kartini. Sumber : Orami

Nama Raden Ajeng Kartini tentunya sudah tak lagi asing di telinga. Perjuangannya untuk mengedepankan hak para perempuan memang sangat mengagumkan.

Sehingga ini menjadi pahlawan nasional wanita Indonesia pertama yang perlu Moms tahu.

Tanpa jasanya, mungkin hingga kini para perempuan tak akan dianggap setara dengan laki-laki. Berkatnya pulalah kini perempuan berhak mendapatkan pendidikan yang sama dengan laki-laki.

Terbitnya surat-surat Kartini menarik perhatian masyarakat Belanda. Kartini akhirnya mulai mengubah pandangan koloni Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa.

W.R. Soepratman bahkan menulis lagu “Ibu Kita Kartini” untuk mengenang kontribusi besar pahlawan nasional wanita ini dalam memerdekakan perempuan Indonesia.

  • Cut Nyak Dien

Cut Nyak Dien. Sumber : Wikipedia.

Berasal dari keluarga bangsawan, Cut Nyak Dhien mulai memutuskan untuk ikut berperang setelah suami pertamanya meninggal di tangan para penjajah.

Cut Nyak Dhien adalah sosok pahlawan nasional wanita yang selanjutnya.

Bersama Teuku Umar, suami keduanya yang mengizinkan Cut Nyak Dhien ikut berperang, mereka akhirnya berjuang mengusir Belanda, meski akhirnya Teuku Umar juga meninggal saat berperang.

Cut Nyak Dhien kemudian maju sendirian melawan Belanda. Ia juga sangat ditakuti dan dibenci Belanda akibat kegigihannya dalam melawan penjajah.

  • Dewi Sartika

Dewi Sartika. Sumber : Wikipedia

Berikutnya ada nama pahlawan nasional wanita yang juga tak boleh sampai terlupakan yaitu Raden Dewi Sartika.

Perempuan berdarah Sunda ini merupakan tokoh perintis pendidikan untuk perempuan. Ia mendirikan sekolah yang bernama Sekolah Isteri di Pendopo Kabupaten Bandung.

Sekolah tersebut kemudian direlokasi menjadi Sekolah Kaoetamaan Isteri.

Tak hanya itu, sudah ada sembilan sekolah yang tersebar di seluruh Jawa Barat, lalu kemudian berkembang menjadi satu sekolah tiap kota. Hebat sekali!

(ab)

Segera! Thailand Akan Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

GLOBAL, Balinews.id – Anggota parlemen Thailand sedang bersiap untuk melakukan pemungutan suara yang bersejarah terkait…

August 15, 2021

Lirik Lagu Politrik Feast, Gambarkan Situasi Politik Saat Ini?

HIBURAN, Balinews.id – Band indie rock asal Indonesia, .Feast baru saja merilis lagu berjudul Politrik.…

August 15, 2021

Korban Jiwa Kebakaran Gudang LPG Kini 16 Orang, Tersisa 2 yang Dirawat

DENPASAR, Balinews.id – Korban jiwa akibat kebakaran di Gudang Gas LPG di Jalan Cargo Taman…

August 15, 2021

Menko Airlangga: Tak Ada Anggaran Bansos Untuk Korban Judol

NASIONAL, Balinews.id – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan tak ada anggaran bantuan sosial (bansos)…

August 15, 2021

DPR Usulkan Mahasiswa Ekonomi Kelas Menengah Diberikan Beasiswa

NASIONAL, Balinews.id – c Menurutnya, model pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang berlaku saat ini…

August 15, 2021