5 Cara Meredam Rasa Iri Agar Tak Larut Dalam Kedengkian

rasa iri hati

Meredam rasa iri memang merepotkan (sumber foto: Cottonbro Studio/Pexels)

Balinews.id – Rasa iri timbul karena rasa tidak puasnya akan keadaan diri. Emosi ini adalah hal yang wajar dialami setiap orang. Rasa tak nyaman dan cemas adalah salah satu efek yang ditimbulkan dari rasa iri. Sebenarnya memiliki rasa iri tidak selamanya buruk. Rasa iri dapat membantu gita sebagai lecutan untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Namun, jika terus-terusan memndam rasa iri, lama-kelamaan hal tersebut dapat berubah menjadi kebencian dan dengki kepada objek iri kita. Jika tidak diatasi akan menyulitkan diri kita dalam menjalankan keseharian. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu coba untuk meredam rasa iri yang timbul.

 

Cari Tau Penyebab Rasa Iri Muncul

Pada dasarnya rasa iri muncul karena rasa ketidakpuasan kita pada keadaan diri kita. Untuk mengurai benang kusut perasaan iri hati tersebut, pertama-tama coba pikirkanlah kembali hal apa yang membuatmu iri terhadap objek iri tersebut. Entah itu karena pencapainnya, keadaannya, hal yang dimiliki. Ketika sudah menemukan sumber penyebab rasa iri itu, kita akan lebih mudah untuk mengetahui apa yang harus dilakukan untuk meredam rasa iri. Misalnya, jika kita iri terhadap pencapaian seseorang, kita dapat memikirkan bahwa apa yang diraih orang tersebut tidak serta-merta dia dapatkan. Butuh perjuangan untuk meraih pencapaian tersebut, sehingga kita akan berkaca jika kita iri terhadap pencapaian tersebut, apakah kita mampu untuk menjalani semua proses untuk mendapatkannya seperti orang tersebut?

 

Sadari Rasa Iri Itu

Rasa iri itu hal yang wajar dialami manusia. Semua orang pernah merasakannya. Rasa iri biasanya diiringi rasa sakit, tak nyaman, dan rasa cemas. Sehingga, orang-orang sangat membenci rasa iri yang dialaminya. Mereka ingin rasa iri itu agar cepat hilang. Padahal, hal itu malah akan kita makin larut dalam rasa iri tersebut. Sebaliknya, jika rasa iri itu datang cobalah untuk menyadari kehadirannya. Katakan pada diri sendiri “Iya memang aku sedang merasa iri terhadap …”. Jujurlah pada dirimu sendiri. Semakin kamu terbiasa menyadari perasaan tersebut, lama kelamaan kamu akan terbiasa. Perasaan tersebut akan hilang dalam benakmu tanpa sempat menjadi rasa iri dan dengki.

 

Stop Membandingkan Diri

happy family

Tak selalu postingan sosial media sesuai dengan keadaan sebenarnya (sumber foto: Agung Pandit Wiguna/Pexels)

Dengan kemajuan teknologi, penggunaan sosial media yang makin marak membawa dampak baik dan buruk terhadap mental sesorang. Sering kali kita melihat kebahagiaan orang lain yang dibagikan di sosial media sehingga menimbulkan perasaan iri. Nah, cobalah untuk melakukan puasa sosmed selama beberapa waktu. Hal itu akan membuat dirimu lebih fokus pada diri sendiri dibandingkan hanya melihat pencapaian orang lain. Ingatlah bahwa semua hal yang dibagikan ke sosial media hanya sebagian dari kehidupan seseorang.

 

Bersyukur

Bersyukur atas hal yang dimiliki

Selalu bersyukur atas keadaan saat ini (sumber foto: Ravena Lages/Pexels)

Terdengar klise, namun bersyukur memang cara termudah untuk meredam rasa iri. Rasa iri timbul karena kita selalu melihat ke atas, kita lupa bahwa ada orang yang tidak memiliki hal seperti yang kita miliki. Lalu, apakah mereka iri terhadap kita? mungkin iya mungkin juga tidak. Jika kita sudah menerima dengan baik apa yang ada dalam diri kita, kita tidak akan iri dengan kehidupan orang lain karena kita sudah menerima dengan apa yang kita punya.

 

Mencoba Melihat Dengan Perspektif Lain

Cobalah untuk melihat dari sisi lain. Apapun yang didapatkan orang lain yang melebihi kita, berpikir positiflah bahwa ia telah bekerja keras untuk itu semua. Nah sekarang pertanyaannya, kita sudah melakukan apa? Apa kita mau hanya berdiam diri sedangkan yang lain sudah berada di depan? Memang sebenarnya sulit untuk memperbaiki diri. Tapi jadikanlah kesuksesan orang lain sebagai motivasi kita untuk lebih maju. Niscaya kita akan menjadi baik juga.

 

Bahagia Atas Kebahagiaan Orang Lain

Mengucapkan Selamat Atas Keberhasilan Seseorang

Ikutlah berbahagia dengan cara memberi pujian dan doa pada orang lain (sumber foto: Cottonbro Studio/Pexels)

Berbahagialah atas kebahagiaan orang lain untuk meredam sifat iri hati. Ketika seseorang mencapai keberhasilan doakan mereka agar selalu berhasil dan ucapkan selamat kepada mereka.  Kelihatannya memberi pujian kepada orang lain adalah hal yang simpel dan mudah. Namun faktanya ternyata sulit, apalagi jika kamu memiliki rasa iri terhadap orang tersebut. Namun, tindakan ini akan membantu pikiranmu untuk menjadi positif dan mengurangi rasa iri hati.

 

Memang, meredam rasa iri itu tidak semudah yang dikatakan. Semua hal di atas perlu dilatih berulang-ulang. Jangan terlarut dalam rasa iri karena kehidupan ini terlalu berharga jika hanya dihabiskan dalam rasa iri hati dan benci. (an)

 

Press ESC to close