Balinews.id

Selain Pemerkosaan, Anton Simutov Juga Terjerat Kasus Perusakan Villa dan Pengancaman

WNA Rusia tersangka pengancaman, pengerusakan, dan pemerkosaan bernama Anton Simutov (41) dihadirkan saat pengungkapan hasil Operasi Sikat Agung di Mapolres Badung.

BADUNG, Balinews.id – Kasus pengerusakan villa dan dugaan pemerkosaan yang menjerat WNA Rusia bernama Anton Simutov (41) menjadi kasus tersorot selama Operasi Sikat Agung di wilayah Kepolisian Resor Badung. Ia diduga memperkosa seorang wanita Belarusia berinisial TJSY (30) di sebuah villa kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali pada 19 April 2024 lalu.

“Saat ini yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka dan ditahan, setelah diperiksa diketahui bahwa antara Anton dan korban saling mengenal,” terang Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono di Mapolres Badung pada Sabtu (11/5).

Namun, belum  dijelaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua wanita asing yang juga dilaporkan ke Polres Badung karena diduga membantu tersangka saat beraksi. Selain pemerkosaan, Anton juga melakukan perbuatan hukum lainnya selama di Bali.

“Ada perbuatan hukum lain, karena terdapat 3 laporan polisi yang ditujukan terhadapnya,” terang Kapolres.

Anton juga dilaporkan juga atas kasus perusakan serta pengancaman di  Villa Tirta Bayu Estate, Banjar Mengening, Desa Cemagi, Mengwi, Badung pada Selasa 23 April 2024. Kasus tersebut berawal saat agen WNA yang membooking untuk tamu atas nama Anton Simutov. Namun pemesanan tersebut belum dibayar, dan agen tersebut mengatakan akan membayar secara tunai.

“Pada Selasa 23 April, manajer vila kembali meminta uang sewa kepada tersangka yang tinggal di sana, ia malah marah dan tidak terima,” tambahnya. Anton mengancam akan membunuh dan menyakiti security serta staf villa dengan menggunakan 2 buah pisau dan garpu.

Selanjutnya Anton merusak  barang-barang serta melakukan pembakaran di dalam kamar.  Setelah diselidiki, Anton ditangkap di  sebuah vila wilayah Sawangan, Kuta Selatan pada Minggu (28/4).

Atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, terancam pidana penjara paling lama 12 tahun. Terkait pengancaman dan pengerusakan villa, ia juga dijerat Pasal 335 KUHP dan Pasal 406 KUHP. (*)

Tak Hanya Sekedar Hiburan, Ini Manfaat Membaca Novel yang Perlu Dipertimbangkan

INTERMESO, Balinews.id – Membaca novel seringkali dianggap sebagai hiburan semata bagi sebagian orang. Namun, ada…

May 12, 2024

Dikira Ngancam Pakai Pisau, Ternyata Pembuka Tutup Botol

DENPASAR, Balinews.id – Sepasang suami istri penjual nasi goreng di daerah Pemogan Denpasar Selatan mendapat ancaman dari…

May 12, 2024

Sempat Ngaku Sakit, Nyoman Panca Ditemukan Tewas Telanjang di Kamar Kos

DENPASAR, Balinews.id – Seorang pria asal Buleleng bernama I Dewa Nyoman Panca (54) ditemukan tak…

May 12, 2024

Bule Australia Dideportasi Akibat KDRT Dengan Istrinya yang Merupakan WNI

BADUNG, Balinews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)…

May 12, 2024

Ancam Pedagang Nasgor di Pemogan dengan Sajam, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf

VIRAL, Balinews.id – Warganet dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membawa senjata tajam…

May 12, 2024