Luka Bakar Hingga 90%, Wanita Yang Ditelanjangi dan Dibakar Hidup-Hidup Disorong Tewas

Luka Bakar Hingga 90%, Wanita Yang Ditelanjangi dan Dibakar Hidup-Hidup Disorong Tewas. (Foto: Geloranews)

Balinews.id – Seperti pada pemberitaan sebelumnya, seorang wanita ditelanjangi, diamuk massa hingga dibakar hidup-hidup di Kilometer 8 Kota Sorong, Papua Barat Daya, sekitar pukul 07.00 WIT, Selasa (24/1/2023). Peristiwa tersebut dipicu akibat tuduhan bahwa wanita tersebut telah melakukan penculikan anak. Usai mendapatkan perawatan medis, wanita tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat luka bakar yang mencapai 90%.

Polda Papua Barat meminta seluruh masyarakat Kota Sorong, Papua Barat Daya, agar tidak main hakim sendiri. Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi menanggapi kasus pembakaran yang dilakukan oleh warga terhadap seorang wanita yang diduga sebagai komplotan penculikan anak.

“Wanita itu dibakar karena diduga merupakan pelaku penculikan anak yang viral di media sosial,” ujar Kombes Pol Adam Erwindi melalui pernyataan tertulis, Selasa (24/1/2023). Tak hanya melakukan aksi pembakaran, massa juga melakukan pengeroyokan hingga membuka pakaian korban.

“Infonya korban diduga pelaku penculikan anak oleh masyarakat, sehingga korban diamuk massa” , ungkapnya. Korban sempat diamankan bhabinkamtibmas karena jumlah massa yang terlalu banyak, bahkan salah satu masaa ada yang menyiramkan bensin dan membakar korban.

Adam mengimbau agar masyarakat Papua Barat Daya tidak termakan isu penculikan anak, bila benar terjadi maka harus melapor kepada pihak kepolisian. Namun, mirisnya warga tetap saja melakukan tindakan kekerasan dan kemudian membakar wanita tersebut. Sebelum dibakar, warga bahkan melakukan kekerasan dan melepas pakaian milik si wanita itu. (*)

 

Press ESC to close