Balinews.id

Ketiga Pelaku Penembak Bule Turki di Bali Diungkap, Ini Temuan Polisi

Polisi ungkap ketiga pelaku penembakan WN Turki di Villa Palm House. (Sita/Balinews.id)

BADUNG, Balinews.id – Ketiga WNA pelaku penembakan Turan Mehmet (41) di Villa Palm House, Jalan Raya Tumbakbayuh no.4, Mengwi, Badung, pada Selasa (23/1) diringkus polisi. Namun, 1 pelaku lainnya tengah dalam pengejaran dan ditetapkan sebagai DPO.

Valdes Roberto (27) yang kini masuk DPO.

Para pelaku tersebut adalah Aramburo Contreras Jose Alfonso alias ACJ (32), Mayorquin Escobedo Juan Antonio alias MJA (24), Deraz Gonzales Victor Eduardo alias DGV (36), dan Sicairos Valdes Roberto (27) yang tengah diburon. Seluruh pelaku diketahui berasal dari Mexico.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Jansen Avitus Pandjaitan didampingi Kapolres Badung, AKBP Teguh Priyo Wasono mengungkap bahwa selain percobaan pembunuhan, para pelaku juga merampas uang tunai senilai Rp. 30.000.000 dan 4000 USD. Selain itu, Handphone milik security villa yang disandera juga dirampas oleh para pelaku. 

Dari hasil penelusuran, keberadaan pelaku terdeteksi di salah satu rumah sewaan di Jalan Jempiring, Desa Ungasan, Kec Kuta Selatan, Badung. Mereka diamankan pada Sabtu (27/1) sekitar pukul 08.00 wita. 

“Dua tersangka diamankan dirumah, sedangkan 1 tersangka lainnya ditangkap di jalan raya dekat perumahan saat hendak kembali pulang,” ungkap Jansen saat pers rilis di Mapolres Badung, Selasa (30/1).

Selain ketiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 motor NMax dan Honda ADV , 7 buah smartphone milik pelaku, 1 helm hitam, 1 buah pakaian lengan panjang warna cream, 1 sarung tangan hitam, yang seluruhnya diduga digunakan oleh pelaku saat beraksi. Kemudian juga sejumlah uang tunai pecahan rupiah dan mata uang asing. 

Di tempat kejadian perkara, polisi menemukan 4 butir peluru aktif, 4 selongsong peluru, dan 4 proyektil peluru. Untuk senjata api yang digunakan pelaku, tengah ditelusuri lantaran masih belum ditemukan. 

“Kami juga menemukan tas kecil milik korban yang sebelumnya dipakai untuk menyimpan uang dan baju kaos korban yang berlubang akibat peluru serta terdapat bercak darah,” terangnya. 

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat pasal berlapis yakni Pasal 338 dan 340 juncto Pasal 53 KUHP tentang tindak pidana percobaan pembunuhan berencana dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara (dikurangi sepertiga), Pasal 365 Ayat (1) dan (2) tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara, dan Pasal 368 KUHP tentang tindakan pemaksaan disertain pengancaman atau kekerasan dengan ancaman pidana maksimal 9 bulan penjara.

“Untuk sementara, motif para pelaku adalah hendak merampas barang berharga milik korban,” tambah Jansen. 

Saat ini polisi masih mendalami motif lain yang mendasari peristiwa tersebut. Pihaknya juga akan menelusuri mengenai asal usul senjata api yang digunakan oleh pelaku. (*)

Sehari Pasca Ditembak, Donald Trump Hadiri Konvensi Nasional Partai Republik

GLOBAL, Balinews.id – Calon presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Kota Milwaukee, Wisconsin,…

January 30, 2024

Begini Harapan Ratusan Penyandang Disabilitas pada Ketut Juliarta

KLUNGKUNG, Balinews.id – Pada hari Minggu, 14 Juli 2024, ratusan penyandang disabilitas berkumpul di Sekretariat…

January 30, 2024

Tanggulangi Kejahatan Siber, Polri akan Rekrut 45 Perwira di Bidang IT

NASIONAL, Balinews.id – Maraknya serangan siber di tanah air membuat Polri berencana merekrut sumber daya…

January 30, 2024

Nyoman Parta Sukses Perjuangkan Hak Pekerja APS, Downgrade Status Resmi Dibatalkan

Balinews.id – Rencana perubahan status pekerja dari PKWTT/Permanent menjadi PKWT/Kontrak di PT Angkasa Pura Supports…

January 30, 2024

10 WN Tiongkok Diamankan Atas Dugaan Pelanggaran Izin Tinggal

BADUNG, Balinews.id – Sepuluh warga negara asing (WNA) asal Tiongkok ditahan oleh Kantor Imigrasi Kelas…

January 30, 2024