Balinews.id

Kasus Pembakaran Villa di Bugbug, Polisi Tak Temukan Indikasi Aktor Intelektual

Rekonstruksi kasus perusakan dan pembakaran Vila Detiga Neano pada Senin (02/10/2023)  di Basement Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Mapolda Bali.(Foto: Sita Maharani/Balinews.id)

Denpasar, Balinews.id – Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Ditreskrimum Polda Bali menggelar rekonstruksi terkait kasus perusakan dan pembakaran Vila Detiga Neano di Bukit Gumang, Bugbug, Karangasem, pada Senin (02/10/2023).  Sebanyak 16 orang tersangka  dihadirkan dan memperagakan puluhan adegan pada rekonstruksi kasus tersebut.

Rekonstruksi tersebut digelar di Basement Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Mapolda Bali dan turut dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Bali serta kuasa hukum dari para tersangka. Kehadiran JPU dalam rekonstruksi itu dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan menentukan langkah selanjutnya dalam proses hukum perkara ini.

Menurut keterangan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Endang Tri Purwanto, rekontruksi adegan  tersebut dilaksanakan untuk memastikan peran dari masing-masing tersangka berdasarkan keterangan mereka di hadapan penyidik.

“Jadi siapa berbuat apa disaksikan oleh siapa agar pasti. Karena salah satu unsurnya adalah secara bersama-sama,” tuturnya.

Sebanyak 28 adegan di reka ulang dan dibagi jadi tiga sesi, pertama rekontruksi tindak pidana pembakaran dan atau pengerusakan secara bersama-sama dan atau memasuki pekarangan tanpa izin.

Endang menjelaskan bahwa pihaknya belum menemukan indikasi ada aktor intelektual atau pihak lain yang memprovokasi tersangka para tersangka yang merupakan warga Desa Bugbug, Karangasem saat kejadian.

“Sementara kami belum mengarah kesana, karena dari pemeriksaan tersangka tidak ada yang menyebutkan semacam tindakan dari provokator.” ujarnya saat diwawancarai.

Dijelaskan bahwa para tersangka mengaku melakukan perusakan dan pembakaran tersebut atas dasar spontanitas dan tanpa ada yang memerintah untuk menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Terkait permohonan penangguhan penahanan para tersangka, pihak penyidik masih melakukan pengkajian bersama pihak Kejaksaan Tinggi Bali. Penyidik Ditreskrimum Polda Bali terus berupaya menuntaskan berkas perkara kasus tersebut, mengingat batas waktu penahanan terhadap tersangka. (*)

 

Tak Hanya Sekedar Hiburan, Ini Manfaat Membaca Novel yang Perlu Dipertimbangkan

INTERMESO, Balinews.id – Membaca novel seringkali dianggap sebagai hiburan semata bagi sebagian orang. Namun, ada…

October 3, 2023

Dikira Ngancam Pakai Pisau, Ternyata Pembuka Tutup Botol

DENPASAR, Balinews.id – Sepasang suami istri penjual nasi goreng di daerah Pemogan Denpasar Selatan mendapat ancaman dari…

October 3, 2023

Sempat Ngaku Sakit, Nyoman Panca Ditemukan Tewas Telanjang di Kamar Kos

DENPASAR, Balinews.id – Seorang pria asal Buleleng bernama I Dewa Nyoman Panca (54) ditemukan tak…

October 3, 2023

Bule Australia Dideportasi Akibat KDRT Dengan Istrinya yang Merupakan WNI

BADUNG, Balinews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)…

October 3, 2023

Ancam Pedagang Nasgor di Pemogan dengan Sajam, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf

VIRAL, Balinews.id – Warganet dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membawa senjata tajam…

October 3, 2023