Kelas 1,2,3 BPJS Kesehatan Akan Dihapus, Begini Penjelasan Dewan Jaminan Sosial Nasional

Ilustrasi BPJS Kesehatan.

BaliNews.id – Seperti yang diketahui, pemerintah akan menghapus kelas rawat inap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Dimana  kelas yang 1, 2 dan 3 yang ada saat ini akan berubah dan akan menjadi kelas tunggal.

Baca juga: Informasi Penting BPJS yang Wajib Kamu Tau, Mulai Dari Jenis Penyakit Hingga Layanan yang Ditanggung

Dewan Jaminan Sosial Nasional menegatakan sudah melakukan konsultasi publik dengan berbagai asosiasi kesehatan untuk perubahan kelas rawat inap JKN tersebut usai melakukan konsultasi beberapa langkah kemudian akan mulai dilakukan tahun ini.

Salah satunya adalah uji coba penerapan kelas standar di beberapa rumah sakit. Rumah Sakit yang dipilih adalah yang dinilai paling siap untuk menerapkan kelas tunggal tersebut.

Adapun kelas tunggal ini disebut sebagai kelas standar atau kelas rawat inap standar (KRIS). Saat ini Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) sudah memiliki roadmap penerapan kelas tersebut.

“KRIS JKN untuk memenuhi mutu standarisasi layanan dan prinsip ekuitas. Maksudnya, semua orang, peserta, berhak untuk mendapatkan layanan, baik medis dan non medis yang sama,” ujar Anggota DJSN Iene Muliati yang dikutip BaliNews.id dari CNBCIndonesia.

Selain iti, DJSN akan menyiapkan infrastruktur di beberapa rumah sakit yang dinilai perlu melakukan penyesuaian. Sebelum nantinya pada 2023 mulai diimpelementasikan dan pada tahun 2024 semua Rumah Sakit sudah menerapkannya.

“Seperti yang disampaikan Menkes, di 2023 implementasi bertahap di mulai RSUD dan RS Swasta,” pungkasnya.

BPJS

Informasi Redaksi: Lihat Disini | Laporkan Tulisan Lapor Disini

Press ESC to close