Balinews.id

Segera! Thailand Akan Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Upacara pernikahan sesama jenis di Thailand. (Foto: VOA/Daniel Schearf)

GLOBAL, Balinews.id – Anggota parlemen Thailand sedang bersiap untuk melakukan pemungutan suara yang bersejarah terkait legalisasi pernikahan sesama jenis. Jika disetujui, Thailand akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mengakui kesetaraan pernikahan. Majelis tinggi senat diharapkan memberikan persetujuan pada Selasa (18/6/2024).

Setelah itu, undang-undang ini akan diajukan kepada Raja Maha Vajiralongkorn untuk mendapatkan persetujuan kerajaan dan akan berlaku 120 hari setelah dipublikasikan di Royal Gazette resmi. Apabila disahkan, Thailand akan menjadi negara ketiga di Asia setelah Taiwan dan Nepal yang melegalkan pernikahan sesama jenis.

Undang-undang baru ini akan mengubah istilah “laki-laki”, “perempuan”, “suami”, dan “istri” dalam undang-undang perkawinan menjadi istilah yang netral gender. Selain itu, undang-undang ini juga akan memberikan pasangan sesama jenis hak yang sama dengan pasangan heteroseksual dalam hal adopsi dan warisan.

Menurut laporan dari Guardian, Perdana Menteri Srettha Thavisin, yang secara vokal mendukung komunitas LGBTQ dan RUU ini, berencana membuka kediaman resminya bagi para aktivis dan pendukung untuk merayakan pemungutan suara ini.

Para pendukung juga akan mengadakan unjuk rasa dengan menampilkan drag show di pusat kota Bangkok, di mana pusat perbelanjaan besar telah mengibarkan bendera pelangi sebagai tanda dukungan sejak dimulainya bulan kebanggaan pada Juni. Para aktivis berharap pernikahan pertama dapat dirayakan pada awal Oktober.

“Saya yakin RUU ini akan disahkan,” kata aktivis LGBTQ Siritata Ninlapruek kepada AFP.

“Saya percaya anggota parlemen akan menyadari pentingnya kesetaraan hak dan institusi keluarga. Topik ini terlalu besar untuk gagal.” Thailand telah lama dikenal sebagai negara yang toleran terhadap komunitas LGBTQ, dan jajak pendapat di media lokal menunjukkan dukungan publik yang luar biasa terhadap pernikahan sesama jenis.

“Saya sangat senang melihat sejauh mana kemajuan kita,” kata Chotika Hlengpeng, salah satu peserta pawai Pride yang menarik ribuan pendukung ke Bangkok pada awal Juni. Pemungutan suara pada Selasa ini merupakan puncak dari kampanye bertahun-tahun dan upaya yang sebelumnya gagal untuk mengesahkan undang-undang pernikahan yang setara. Meskipun mendapat dukungan rakyat, sebagian besar penduduk Thailand yang mayoritas beragama Buddha masih mempertahankan nilai-nilai tradisional dan konservatif.

Meskipun kelompok LGBTQ sangat terlihat, mereka masih menghadapi hambatan dan diskriminasi dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa aktivis juga mengkritik undang-undang baru ini karena belum mengakui kaum transgender dan non-biner, yang masih tidak diperbolehkan mengubah gender mereka pada dokumen identitas resmi. (*)

 

Tak Hanya Sekedar Hiburan, Ini Manfaat Membaca Novel yang Perlu Dipertimbangkan

INTERMESO, Balinews.id – Membaca novel seringkali dianggap sebagai hiburan semata bagi sebagian orang. Namun, ada…

June 18, 2024

Dikira Ngancam Pakai Pisau, Ternyata Pembuka Tutup Botol

DENPASAR, Balinews.id – Sepasang suami istri penjual nasi goreng di daerah Pemogan Denpasar Selatan mendapat ancaman dari…

June 18, 2024

Sempat Ngaku Sakit, Nyoman Panca Ditemukan Tewas Telanjang di Kamar Kos

DENPASAR, Balinews.id – Seorang pria asal Buleleng bernama I Dewa Nyoman Panca (54) ditemukan tak…

June 18, 2024

Bule Australia Dideportasi Akibat KDRT Dengan Istrinya yang Merupakan WNI

BADUNG, Balinews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)…

June 18, 2024

Ancam Pedagang Nasgor di Pemogan dengan Sajam, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf

VIRAL, Balinews.id – Warganet dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membawa senjata tajam…

June 18, 2024