Bali Sambut Kedatangan Perbangan Internasional Pertama Garuda Indonesia Dari Tokyo

BaliNews.id – Setelah hampir dua tahun dihentikan, Bali akhirnya menyambut penerbangan langsung pertamanya yang membawa turis asing pada Kamis (3/2/2022).

Sebelumnya Bali mampu menarik 6,2 juta pengunjung asing pada 2019, setahun sebelum COVID-19 menyerang. Indonesia mencatat hanya 1,6 juta pengunjung asing tahun lalu, turun 61,57 persen dari 2020. Meskipun Pulau Dewata secara resmi dibuka untuk pengunjung dari China, Selandia Baru, Jepang, dan beberapa negara lain pada pertengahan Oktober, tidak ada penerbangan non-kargo langsung sejak saat itu.

Pejabat di Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini menjelaskan terkait, Penerbangan Garuda Indonesia dari Tokyo yang tiba di Bali pada Kamis, (3/2) sore tersebut membawa enam orang asing dan enam orang Indonesia.

“Keenam turis asing yang datang dari Tokyo itu melakukan perjalanan menggunakan visa bisnis karena aturan baru bagi turis belum siap saat mengajukan permohonan saat datang,”ujar Yustikarini yang dikutip BaliNews.id dari VOAIndonesia.

Bali Sambut Kedatangan Perbangan Internasional Pertama

Bali Sambut Kedatangan Perbangan Internasional Pertama.

Pemerintah memulai kembali penerbangan internasional untuk meningkatkan sektor pariwisata Bali yang babak belur, yang biasanya menyumbang 54 persen dari perekonomian provinsi tersebut.

Dengan mempertahankan persyaratan karantina yang jauh lebih ketat daripada tetangga di Asia Tenggara. Thailand membebaskan kewajiban karantina untuk pengunjung yang divaksinasi mulai Selasa dan Filipina yang akan melakukan hal yang sama mulai 10 Februari.

Lambatnya, pembukaan kembali Bali  terjadi karena Indonesia telah melihat peningkatan yang stabil dalam kasus COVID-19, terutama didorong oleh varian Omicron. Indonesia pada Rabu (2/2) melaporkan hampir 18.000 infeksi, penghitungan tertinggi sejak Agustus.

Garuda Indonesia, mengatakan  bahwa pihaknya telah memulai penerbangan kargo dari Bali ke Jepang, membawa 17 ton barang termasuk ikan tuna. Sebagian besar maskapai penerbangan Asia sangat bergantung pada pendapatan kargo selama pandemi karena jumlah penumpang yang rendah. Sedangkan, Singapore Airlines mengatakan pekan lalu akan melanjutkan penerbangan ke Bali dari Singapura mulai 16 Februari.

Press ESC to close