Balinews.id

Anak Pendiri Toyota, Shoichiro Toyoda Meninggal Dunia

Mantan Presiden Direktur Toyota Motor Corporation (TMC) Shoichiro Toyoda tutup usia pada usia 97 tahun. (Sumber foto : Toyota)

Balinews.id – Mantan Presiden Direktur Toyota Motor Corporation (TMC) Shoichiro Toyoda meninggal dunia pada usia 97 tahun. Anak pendiri Toyota, Kiichiro Toyoda, tersebut tutup usia di Tokyo, Jepang, Selasa, 14 Februari 2023. Shoichiro merupakan generasi kedua Toyoda dan merupakan ayah dari chairman Toyota saat ini, Akio Toyoda, yang belum lama melepas jabatan Presiden dan CEO TMC digantikan Koji Sato mulai 1 April 2023. Shoichiro mulai berkarier di Toyota pada 1952 setelah lulus dari Universitas Nagoya dengan gelar di bidang teknik. Dia kemudian mendapatkan gelar doktor dengan menulis tesis tentang injeksi bahan bakar.

Dilansir dari laman resmi Toyota Eropa, Shoichiro menjabat di banyak posisi penting selama berkarier di perusahaan ayahnya. Terutama yang berkaitan dengan teknologi otomotif dan kontrol kualitas. Setelah sembilan tahun di Toyota, Shoichiro diangkat menjadi Direktur Pelaksana pada 1961. Dia kemudian mendapat promosi Direktur Pelaksana Senior pada 1967, dan naik menjadi Wakil Presiden Eksekutif pada 1972. Shoichiro lalu diangkat menjadi Presiden Organisasi Penjualan Toyota pada 1981. Pada 1982 naik menjadi Presiden Direktur TMC usai Toyota menggabungkan organisasi penjualan dan produksi.

Shoichiro Toyoda disambut oleh Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono pada 2018. (Sumber foto:Toyota Motor Manufacturing Indonesia)

Setelah 10 tahun menjadi Presiden Direktur TMC, Shoichiro kemudian menjabat sebagai Ketua Dewan Toyota antara tahun 1992-1999, dan menjadi Ketua Dewan Kehormatan Toyota pada 1999 hingga wafat. Shoichiro pernah datang ke Indonesia. Kunjungan terakhirnya berlangsung pada 2018 dan saat itu disambut oleh Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono. Pada masanya banyak model Toyota yang lahir dan terus dipertahankan bahkan sampai saat ini. Mulai dari Toyota Corona, Corolla, hingga mobil sport Supra dan juga merek kelas atas Toyota yaitu Lexus pada 1989.

Shoichiro juga dikenang sebagai pria yang memimpin Toyota ketika produsen mobil Jepang terkena imbas penjualan akibat krisis perdagangan Jepang-Amerika Serikat. Selama menjabat di Toyota, Shoichiro fokus pada peningkatan kualitas produk hingga merek asal Jepang itu bisa terkemuka di pasar global dan jadi produsen mobil dengan penjualan terlaris di dunia. Dikutip dari Global Toyota, tahun lalu atau 2022, Toyota berhasil menjual 10,5 juta unit mobil di seluruh dunia. Melampaui Volkswagen Group yang mengukuhkan penjualan 8,3 juta unit pada 2022. Meski masih jadi nomor satu, pencapaian tersebut sebetulnya turun tujuh persen dibandingkan 2021. Namun, di sisi lain produksi Toyota di seluruh dunia meningkat 5,3 persen hingga 10.610.604 unit.

Waste4change and IATPI Call For Action to Responsible Waste Management

DENPASAR, Balinews.id – Waste is one of the most pressing environmental problems in the modern…

February 15, 2023

Kendarai Motor Curian Dari Petang, Pemuda ini Terciduk Aparat Polisi di Denpasar

BADUNG, Balinews.id – Terciduk kendarai motor curian tanpa helm, mahasiswa asal Petang bernama I Ketut…

February 15, 2023

Tiba di Bali, Elon Musk Disambut Menko Marves

BADUNG, Balinews.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia, Luhut B.…

February 15, 2023

Luhut Pandjaitan Sambut Kedatangan Elon Musk di Bali

Badung, Balinews.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan sambut…

February 15, 2023

Dispar Buleleng Kolaborasi dengan MKP untuk Digitalisasi Destinasi Wisata

BULELENG, Bali – Pemerintah Kabupaten Buleleng tengah mengupayakan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan…

February 15, 2023