Balinews.id

Gaya Busana Kartini: Sejarah dan Makna di Balik Kebaya

Kebaaya, pakaian tradisional yang sangat melekat dengan Ibu Kartini (sumber foto: my-best.id)

Balinews.id – Kebaya adalah salah satu busana tradisional Indonesia yang sangat terkenal di dunia. Penggunaan kebaya sendiri telah berkembang dan mengalami perubahan dari masa ke masa, tetapi tetap mempertahankan ciri khasnya yang elegan dan indah.

Tahukah kamu jika kebaya juga menjadi simbol perjuangan emansipasi wanita di Indonesia, dan inilah yang membuat kebaya sangat spesial, terutama bagi perempuan Indonesia.

Kebaya pertama kali dikenakan oleh bangsawan Jawa pada masa Kerajaan Majapahit pada abad ke-14. Pada saat itu, kebaya terbuat dari kain sutra dan hanya dikenakan oleh kalangan bangsawan sebagai simbol status sosial.

Namun, pada abad ke-19, kebaya menjadi populer di kalangan perempuan Indonesia, terutama setelah Raden Ajeng Kartini memperkenalkannya sebagai bagian dari gaya busana yang sederhana dan elegan.

Raden Ajeng Kartini lahir pada tahun 1879 di Jepara, Jawa Tengah, dan merupakan tokoh perempuan yang terkenal di Indonesia karena perjuangannya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan pendidikan bagi wanita.

Kartini memperkenalkan kebaya sebagai gaya busana yang cocok untuk perempuan Indonesia pada masa itu. Kebaya yang dipakainya lebih sederhana dan terbuat dari bahan katun atau linen, sehingga lebih nyaman dan mudah dipakai dalam aktivitas sehari-hari.

Kebaya yang dipakai oleh Kartini memiliki banyak makna dan simbol. Pertama, kebaya merupakan simbol kesederhanaan dan kesederhanaan hidup. Kartini memperjuangkan pembebasan perempuan dari belenggu tradisi dan budaya patriarki yang memandang perempuan hanya sebagai objek domestik dan tidak memiliki kesempatan yang sama dalam pendidikan dan karir.

Kebaya menjadi simbol dari perjuangan emansipasi wanita dan semangat untuk merdeka dari ketidakadilan dan diskriminasi. Selain itu, kebaya juga menjadi simbol keindahan dan keanggunan perempuan Indonesia.

Ilustrasi kebaya modern (Sumber foto: IDN Times)

Di era modern, kebaya masih menjadi gaya busana yang populer di Indonesia. Banyak anak muda Indonesia yang mengadopsi gaya busana berkebaya dan berkain dalam gaya hidup mereka. Namun, tentu saja kebaya saat ini telah mengalami banyak perubahan dan variasi yang memperkaya gaya busana tradisional Indonesia.

Ada banyak jenis kebaya yang dapat dipilih, seperti kebaya modern, kebaya encim, kebaya kutubaru, dan banyak lagi. Kebaya juga sering dipadukan dengan aksesoris modern seperti tas, sepatu, dan perhiasan, sehingga menghasilkan gaya busana yang unik dan modern.

Apakah kamu tertarik untuk mencobanya?

Waste4change and IATPI Call For Action to Responsible Waste Management

DENPASAR, Balinews.id – Waste is one of the most pressing environmental problems in the modern…

April 20, 2023

Kendarai Motor Curian Dari Petang, Pemuda ini Terciduk Aparat Polisi di Denpasar

BADUNG, Balinews.id – Terciduk kendarai motor curian tanpa helm, mahasiswa asal Petang bernama I Ketut…

April 20, 2023

Tiba di Bali, Elon Musk Disambut Menko Marves

BADUNG, Balinews.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia, Luhut B.…

April 20, 2023

Luhut Pandjaitan Sambut Kedatangan Elon Musk di Bali

Badung, Balinews.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan sambut…

April 20, 2023

Dispar Buleleng Kolaborasi dengan MKP untuk Digitalisasi Destinasi Wisata

BULELENG, Bali – Pemerintah Kabupaten Buleleng tengah mengupayakan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan…

April 20, 2023