Bertemu Idola

BaliNews.id – Di pagi yang cerah ini, Lettasia sedang dalam perjalanan menuju kampus untuk menuntut ilmu. Sesampainya Lettasia di Kampus–ditengah perjalanan menuju kelas–Lettasia bertemu dengan Sina, temen sekelasnya yang sombong, suka memamerkan sesuatu.

“Hei Sia, kamu masih bermimpi untuk bertemu idolamu ya?” kata Sina sinis. Dengan malas Lettasia menjawab “Memangnya kenapa? Masalah buatmu?” usai mengucapkan kalimat itu, Lettasia pergi meninggalkan Sina. Lettasia merupakan seorang fangirl, dari sebuah grup negeri Gingseng yang sekarang memang sedang booming.

Di kelas, Lettasia berkhayal membayangkan bagaimana dia akan bertemu idolanya, dan tak sengaja tertidur. Kemudian masuklah dosen yang akan mengajar dikelas Lettasia. “Selamat pagi semua.” Sapa sang dosen. Pak dosen yang melihat Lettasia tertidur, datang menghampiri Lettasia. “Lettasia Dinata, bangun!” teriak sang dosen membangunkan Lettasia.

Lettasia terkejut mendengar suara sang dosen hingga langsung terbangun. “Lettasia keluar dari kelasku.” Perintah Pak dosen. “T-tapi pak–” perkataan Lettasia terpotong oleh teriakan sang dosen, “Ngga ada tapi tapian. Keluar!”. Akhirnya mau tak mau Lettasia keluar dari kelas. Diluar kelas Lettasia menggerutu, “Uh, hari yang sial.”

Setelah jam perjalanan pak dosen tadi, dan dilanjutkan pelajaran berikutnya. Tibalah waktu pulang. “Huuh, sial banget hariku.” Keluh Lettasia. “Siapa suruh kamu tidur tadi?” kata Jesya, teman dekat Lettasia. “Kenapa kamu ngga bangunin aku coba?” rengek Lettasia. “Udahlah, lupain.” Balas Jesya.

“Eh, Sia. Bentar lagi kan ada konser dari idola mu. Kamu udah punya tiketnya belum? Kan konsernya pas banget waktu lagi liburan kampus.” Kata Jesya. “Idola mu juga Jes. Belum, aku belum punya tiketnya.” Ucap Lettasia menggelengkan kepalanya. “Nah sudah kuduga, aku punya dua tiket nih. Mau ngga? Tenang harga sahabat.” Tawar Jesya.

BACA JUGA  Facebook hapus tombol "like" dari tampilan publik

“Pake ditanya, Maulah!” teriak Lettasia bersemangat. “Yaudah, besok aku bawa tiketnya. Bye ya, aku mau pulang.” Ucap Jesya. “Oke, Bye!” balas Lettasia.

¤¤¤¤

Sampai dirumah, “Lettasia pulang!” teriak Lettasia begitu dia memasuki rumahnya. “Kamu udah pulang sayang. Sana makan dulu. Bunda mau keluar sebentar.” Kata Bunda. “Oke Bun.”

Usai makan siang, Lettasia segera masuk ke dalam kamarnya. Kemudian, mengambil celengan–berisi uang yang sudah lama dia tabung–di bawah kolong tempat tidurnya. Memecahkan celengan itu, dan wola, terdapat uang yang sangat lebih dari cukup untuk membeli tiket dari sang sahabat.

Lettasia sungguh tak sabar untuk menonton konser idolanya. Lettasia kembali berkhayal bertemu sang idola. Sadar dari khayalannya, Lettasia memutuskan untuk menonton video-video sang idola, yang sudah dia download menggunakan Wi-Fi kampus. Tak banyak sebenarnya, hanya memakan banyak memori karena durasi video yang lama.

Lettasia sering kali, setiap pulang dari kampusnya, dia akan menghabiskan waktu di depan laptop hanya untuk menonton sang idola dan tertawa melihat tingkah konyol idolanya. Sering juga, rela pulang malam demi mendownload video-video dari sang idola, tentu saja menggunakan Wi-Fi kampus. Hingga tak sadar melalaikan tugasnya, dan berakhir tugasnya menumpuk seperti cucian yang belum dicuci.

Lettasia menyudahi menonton video dari sang idola, karena matahari sudah hampir berubah menjadi bulan. Lettasia memutuskan untuk mandi, kemudian mengerjakan tugas yang belum dia kerjakan. Dan pergi untuk makan malam saat sang Bunda sudah memanggilnya.

BACA JUGA  Bangga! Karya Webtoon Populer Anak Muda Bali Yang Berjudul WARUNG

Setelah membantu sang Bunda mencuci piring bekas makan malam, Lettasia pergi ke kamarnya untuk tidur. Lettasia berharap memimpikan idolanya.

¤¤¤¤

Keesokan harinya, Lettasia bangun lebih awal, kemudian mandi. Dan siap untuk pergi ke kampus. Biasanya Lettasia akan berangkat saat sudah mendekati jam masuk kampus. Ya, Lettasia merupakan  Mahasiswa  teladan—telat datang—

Usai sarapan, berangkatlah Lettasia menuju tempat dia menuntut ilmu. Sampai kampus, Lettasia bergegas ke kelasnya. Kemudian duduk dimana saja, menunggu Jesya datang. Beberapa menit berikutnya, Jesya akhirnya datang juga. Jesya duduk disamping Lettasia.

“Pagi Sia,” Sapa Jesya, “ini tiketnya, uangnya nanti aja.” Sambung Jesya sambil menyodorkan tiket konser. “Pagi juga Jes, oke.” Kata Lettasia mengambil tiket dari tangan Jesya. Sekarang, Lettasia mengikuti pelajaran dengan penuh semangat. Karena biasanya dia tidak pernah bersemangat seperti sekarang ini.

Saat istirahat jeda pelajaran selanjutnya, Sina datang menghampiri Lettasia. “Heh Lettasia, kamu pasti ngga punya tiket buat nonton I-do-la mu itu kan? Oh ya, idolaku juga. Haha. Aku aja punya masa kamu ngga sih?” kata Sina sambil tersenyum sinis. “Oh apakah aku peduli? Lihat saja nanti,” Jawab Lettasia malas. “Udah ya? Ngga guna juga aku disini. Bye!” sambung Lettasia kembali pergi meninggalkan Sina.

Bertemu dengan Sina membuat mood Lettasia menurun hingga dia menjadi tidak bersemangat mengikuti pelajaran kali ini. Hingga akhirnya waktu yang paling ditunggu-tunggu datang, yaitu WAKTU PULANG.

Sampai dirumah, Lettasia kembali menjalani kegiatan yang sama seperti kemarin. Ayo lah, kalian pasti tahu apa yang sedang dilakukan Lettasia sekarang.

BACA JUGA  Daftar Film Tayang Bulan Juli 2020 di Netflix

¤¤¤¤

Finally, hari yang ditunggu-tunggu Lettasia datang. Beruntung hari ini merupakan hari libur kampus. Dikarenakan konsernya menjelang malam, Lettasia memastikan dia tidur yang cukup supaya saat konser dimulai dia tidak akan mengantuk. Tenang saja, Lettasia sudah menyiapkan pakaian apa yang akan dia pakai kok.

Waktu berjalan sangat lambat bagi Lettasia. Lettasia yang baru saja bangun dari tidurnya, segera mandi. Lettasia keluar kamar mandi menggunakan pakaian baju berwarna hijau bergaris putih dengan celana panjang yang senada, diluarnya dia menggunakan drees berwarna hijau polkadot pendek di atas lutut tanpa lengan.

Kemudian, rambut bergelombang Lettasia, ia biarkan terurai dengan jepit menghiasi rambut Lettasia. Sedikit memoleskan make up diwajah. Lalu, Lettasia menggunakan sepatu boots berwarna hitam. Wola, Lettasia siap untuk pergi.

Lettasia berangkat ke tempat konser bersama dengan Jesya. Sampailah mereka disana. Sebelum memasuki stadium, mereka memutuskan terlebih dahulu membeli pernak pernik. Kemudian, baru mereka masuk dan duduk. Dan, konser akhirnya dimulai.

Idola mereka menyanyikan banyak sekali lagu, bercanda tawa dengan fans dan masih banyak lainnya. Hingga tibalah saat-saat terakhir konser. Selesai menyanyikan lagu terakhir. Kemudian ditemani oleh kembang api yang diluncurkan. Lettasia dan Jesya memutuskan untuk pulang.

Lettasia tak akan pernah melupakan pengalaman hari ini. Dia akan selalu mengingat dan menyimpan memori indah ini didalam otaknya. Yah, walaupun tak bertatap muka dengan sang idola setidaknya dia sudah melihat langsung pesona Idolanya.

¤¤¤¤

By : Gangga Moyi, SMP Dwijendra

Facebook Comments