Berkenalan Dengan Hantu Khas Daerah Bali, Mana yang Paling Seram

Tari Rangda

Hantu-hantu daerah Bali yang tak kalah bikin merinding (sumber foto: commons.wikimedia.org)

Balinews.idHantu, mahluk halus yang dipercaya hidup berdampingan bersama manusia. Sama seperti setiap daerah yang memiliki ciri khas penduduk yang berbeda dengan daerah lainnya, hantu pun juga begitu. Jika di daerah Jawa ada kuntilanak, di daerah Kalimantan ada yang namanya Pontianak. Lalu, bagaimana dengan daerah Bali? Yuk, kita cari tau.

Kemangmang

Kemangmang merupakan makhluk halus yang hanya terdiri dari kepala saja. Ia tak memiliki badan, tangan, maupun kaki. Bentuk kepalanya pun bolong seperti kelapa yang digigit tupai. Makhluk ini suka mengganggu sesorang yang memiliki hasil panen.

 

Memedi

Dipercaya senang menculik anak-anak yang berkeliaran, memedi hidup di semak-semak, pepohonan besar, dan batu besar di sungai. Dahulu, anak-anak kecil diwanti-wanti oleh orang tua mereka agar tidak bermain pada waktu tepat tengah hari maupun sandikala karena takut ‘engkebang memedi’. Anak-anak yang diculik memedi dapat diketemukan dengan menggunakan gamelan Baleganjur yang ditabuh secara beramai-ramai oleh warga.

 

Bererong

Bererong sangat suka dengan uang. Mereka mencuri uang orang-orang yang kemudian diserahkan ke majikan si bererong tersebut. Dalam bahasa Indonesia kita mengenalnya dengan sebutan tuyul. Namun, bererong ini sangat berbahaya karena meminta tumbal manusia dan sesajen lengkap dari majikannya. Jika tidak dipenuhi, maka majikannya bisa dimangsa oleh bererong itu sendiri.

 

Gregek Tunggek

Kuntilanak versi daerah Bali, mereka suka bermain-main dengan bayi di malam hari. Jadi, ibu-ibu yang sehabis melahirkan harus waspada di malam hari. Pada zaman dahulu, orang tua di Bali membekali bayi mereka dengan bawang merah yang sudah dicolek dengan abu bekas ‘bungut paon’ untuk terhindar dari gangguan mahluk halus.

 

Leak

Leak merupakan hantu jadi-jadian dimana proses perubahannya disebut dengan nglekas. Ilmu pengeleakan ini bisa dipelajari dari berbagai lontar seperti Lontar Cambraberag, Lontar Durga Bhairawa, Lontar Ratuning Kawisesan, Lontar Tantingmas, dan lontar lainnya. Ada berbagai macam jenis leak yang dikenal yaitu leak barak, leak sari, leak siwa klakah, leak bunga, maupun leak pamoroan.

Dari semua jenis leak, yang paling tinggi adalah leak siwa klakah dikarenakan ketujuh cakra akan mengeluarkan cahaya. Untuk memperoleh ilmu pengeleakan ini ada beberapa cara yang ditempuh yaitu leak yang didapat dari anugerah dikarenakan melakukan suatu tapa. (an)

 

 

Bali cerita horror cermis Hantu Horror

Informasi Redaksi: Lihat Disini | Laporkan Tulisan Lapor Disini

Press ESC to close