Hasil Tracking Kasus Positif Covid-19 di Serongga, Rapid Test 38 Warga Negatif

Inset : Penyemprotan Disenfektan di sekitar rumah korban – foto:ist

GIANYAR, Balinews.id – Sebanyak 38 warga yang menjalani Rapid Test, karena hadir saat penguburan korban, hasilnya negatif. Sedangkan keluarga yang kontak erat dengan korban menjalani isolasi mandiri, sambil menunggu hasil Swab testnya. Hal itu diungkapkan Kelihan Dinas Serongga Kelod, Ketut Amir, Selasa (2/5).

Lebih lanjut dikatakanya, menindaklanjuti anak 12 tahun, asal Desa Serongga, Gianyar yang meninggal dunia dengan hasil swab positif covid 19 dilakukan beberapa langkah oleh gugus tugas. Sebanyak 38 warga telah menjalani rapid test dan hasilnya semua negatif. Sedangkan empat orang yang kontak erat dengan korban harus menjalani isolasi mandiri di rumahnya, sambil menunggu hasil swab keluar. “Tadi sudah dilakukan penyemprotan di dalam rumah (korban,Red) dan di jalan juga sudah. Itu dilakukan Satgas dari kabupaten dan dibantu dari satgas desa. Rapid test juga telah dilakukan kepada warga yang ikut melakukan dan hadir pada penguburan korban sebanyak 38 orang, itu hasilnya negatif semua,” jelasnya.

BACA JUGA  Polisi Tangkap 25 Penyalahguna Narkoba

Dikatakanya, empat orang yang menjalani Swab, karena kontak erat dengan korban. “Yang swab empat orang, hasilnya besok,” ujarnya.

Terhadap empat orang yang keluarga korban, melakukan isolasi di rumahnya yang. Selama isolasi, Ketut Amir mengaku satgas gotong royong dari desa telah membantu pelaksanaannya dan pihaknya akan berkoordinasi degan pihak pemkab untuk penanganan lebih lanjut. “Nanti sore masih akan rapat dengan satgas covid desa. Yang jelas dari kemarin sudah dilakukan tindakan karena ini masalah kemanusiaan,” terangnya.

Sementara untuk warga yang hasil rapid test yang negatif, sesuai arahan petugas gugus dapat beraktivitas seperti biasa. Hanya saja tetap melakukan kegiatan dengan mengutamakan protokol kesehatan. Selain itu, jika memang diperlukan dan dibutuhkan maka 38 warga itu mencari surat keterangan bahwa hasil rapid testnya negatif di puskesmas setempat. Kda