Warisan Budaya “SUBAK” Dijadikan Tampilan Pada Google Doodle Hari Ini

BaliNews.id – Subak merupakan warisan budaya yang berasal dari Bali, Dilansir melalui laman resmi Pemkab Buleleng, Subak adalah sebuah organisasi yang dimiliki oleh masyarakat petani di Bali yang khusus mengatur tentang manajemen atau sistem pengairan/irigasi sawah secara tradisional, keberadaan Subak merupakan manifestasi dari filosofi/konsep Tri Hita Karana.

Tri Hita Karana berasal dari kata “Tri” yang artinya tiga, “Hita” yang berarti kebahagiaan/kesejahteraan dan “Karana” yang artinya penyebab. Maka dapat disimpulkan bahwa Tri Hita Karana berarti “Tiga penyebab terciptanya kebahagiaan dan kesejahteraan”. Penerapannya didalam sistem subak yaitu:

  • Parahyanganyaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan.
  • Pawonganyaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan sesamanya.
  • Palemahanyakni hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam dan lingkungannya.
BACA JUGA  KSSK Paparkan Kondisi Ekonomi Indonesia Triwulan 1 Tahun 2020

Pada hari ini, 29 Juni 2020, Google Doodle menampilkan Gambar Ilustrasi SUBAK, alasannya adalah tanggal 29 Juni merupakan hari dimana Subak dijadikan situs warisan dunia oleh UNESCO, melalui situs Kemdikbud Pada tanggal 29 Juni 2012 dalam sidang ke-36 Komite Warisan Dunia UNESCO di kota Saint Peterburg, Federasi Rusia, pengusulan Subak sebagai Warisan Budaya Dunia telah disetujui dan ditetapkan.