Trayek Perintis Bus Damri Penarukan-Dausa Dan Sukasada-Panji Telah Dimulai

Buleleng, BaliNews.id – Pengembangan angkutan umum di Buleleng mulai digarap oleh Pemerintah Daerah Buleleng, melalui Dinas Perhubungan. Sejak sebulan lalu sudah dioperasikan Angkutan Trayek Perintis yang dikeola oleh armada Bus Damri. Lima unit bus yang dioperasikan tersebut kini mulai melayani dua rute, yakni Terminal Penarukan-Dausa dan rute Sukasada-Panji.

Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Sandhiyasa saat dikonfirmasi Minggu (11/10) menjelaskan, terminal perintis tersebut sejatinya telah direncanakan sejak setahun lalu. Proses pemilihan rute diawali dengan melakukan survey dengan memperhatikan jalur sekolah dan masyarakat umum. Angkutan perintis diharapkan bisa memancing perusahaan angkutan swasta untuk ikut menyiapkan moda transportasi umum. Sehingga bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

BACA JUGA  Franky Hercules Menyangkal Telah Mengancam Ketut Ismaya Pakai Pistol
Trayek Perintis Bus Damri Penarukan-Dausa Dan Sukasada-Panji Telah Dimulai
Trayek Perintis Bus Damri Penarukan-Dausa Dan Sukasada-Panji Telah Dimulai

“Sudah disiapkan dua Trayek Perintis, Terminal Penarukan-Dausa dan rute Sukasada-Panji. Khusus rute Sukasada-Panji dimulai dari jalur Desa Ambengan. Kemudian dilanjutkan ke wilayah Sangket-Sambangan dan Baktiseraga-Panji. Stop over di wilayah Bhuana Kerta Desa Panji” jelasnya.

Setiap hari, rute ini diatur menjadi tiga sihift. Yakni pukul 07.00 Wita, pukul 10.00 Wita dan pukul 15.00 Wita. Tarifnya pun sangat terjangkau bagi masyarakat umum.

“Tarif  Sukasada-Panji  sebesar Rp 5.000 untuk masyarakat umum dan khusus siswa hanya dikenakan tarif Rp 2.500. Jadi sangat terjangkau. Sedangkan untuk tarif dari Dausa-Penarukan dibanderol Rp 10 ribu. Sedangkan khusus siswa tetap dikenakan biaya Rp 2.500.” imbuhnya.

Trayek Perintis Bus Damri Penarukan-Dausa Dan Sukasada-Panji Telah Dimulai
Trayek Perintis Bus Damri Penarukan-Dausa Dan Sukasada-Panji Telah Dimulai

Sementara itu, salah seorang sopir Bus Damri, Gede Oka, 42 mengaku melayani rute Dausa-Terminal Penarukan. Sejak beroperasi selama sebulan rute ini perlahan mulai dikenal sama masyarakat.

BACA JUGA  Sosialisasikan Bahaya Narkoba, BNNP Bali Vidcon Dengan Perbekel se-Gianyar

“Jumlah penumpangnya memang belum pasti. Tapi perlahan lahan pasti dikenal, butuh waktu setahun lah untuk perkenalan. Biasanya satu trip itu kadang dua orang penumpang. Mereka itu dari masyarakat umum,” ucapnya.

Lanjut Oka, tarif yang dikenakan untuk penumpang sejatinya sudah disubsidi oleh Bus Damri. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat umum untuk berkendara dengan menggunakan moda transportasi umum.“Ini sangat membantu masyarakat, agar mudah mendapatkan kendaraan umum,” ungkapnya. (JAR)

Editor : BaliNews.id

Facebook Comments

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id