Tim Yustisi Gelar Sidak Dan Pemasangan Stiker Hijau Patuh Prokes Tempat Umum

Buleleng, BaliNews.id – Tim Yustisi gabungan Pemkab Buleleng, menggelar sidak Protokol Kesehatan (Prokes) di berbagai tempat fasilitas umum. Sidak dilakukan oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja bersama Kodim 1969/Buleleng. Sidak ini merupakan langkah pengawasan disiplin Prokes terus digencarkan oleh Pemkab Buleleng. Hal ini juga bagian dari penegakan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 46 dan Peraturan Bupati Buleleng nomor 41 tahun 2020 terkait wajib masker dan penyediaan sarana Prokes di tempat umum.

Sidak menyasar 1 Perguruan Tinggi dan 3 tempat ibadah. Sidak dilakukan di Universitas Pendidikan Genesha, Pura Jagatnatha, Masjid Jami’ dan GPIB Buleleng. Sidak ini dipimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Drs. I Putu Artawan, Senin (21/9).

BACA JUGA  Tim Yustisi Denpasar Tegakkan Aturan Protokol Kesehatan
TIM YUSTISI GELAR SIDAK DAN PEMASANGAN STIKER HIJAU PATUH PROKES TEMPAT UMUM
TIM YUSTISI GELAR SIDAK DAN PEMASANGAN STIKER HIJAU PATUH PROKES TEMPAT UMUM (BaliNews.id)

Tim gabungan menyiapkan stiker berwarna hijau dan merah untuk ditempel di tempat yang dijajagi. Stiker berwarna hijau, merupakan tanda jika tempat tersebut sudah memenuhi prokes, dan untuk stiker berwarna merah menandakan tempat tersebut belum memenuhi prokes. Namun Dalam sidak hari ini, tidak ditemukan tempat yang ditempeli stiker merah. Ini artinya, ketiga tempat yang disasar semuanya sudah memenuhi aturan prokes.

“Sidak Ini dilakukan, untuk memberikan rasa nyaman bagi pengunjung tempat ibadah dan Kampus Undiksha. Sehingga masyarakat berani mengunjungi tempat tersebut karena sudah memenuhi aturan prokes” ucap I Putu Artawan, Kasat Pol PP Buleleng.

Artawan menambahkan, jika kedepannya terdapat tempat yang tidak menyediakan atau mematuhi prokes, pihaknya terlebih dahulu menghimbau untuk memenuhi persyaratan dalam waktu 36 jam. Jika dalam jangka waktu tersebut tidak terpenuhi, maka akan ditempeli stiker merah.

BACA JUGA  Aliansi Ruko Pasar Gianyar: Kami Tak Ingin Dipecah Belah, Tetap Berjuang Bersama

“Kami himbau dulu untuk melengkapi sarana dan prasarana, jika dalam waktu 36 jam tidak terpenuhi maka akan kami akan tempeli stiker merah dan sanksi terberatnya yakni dikenakan denda sebesar satu juta rupiah,” tegasnya.

Dirinya berharap, semua tempat umum di Buleleng bisa memenuhi persyaratan prokes. Sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan bisa mencegah penularan covid-19.

“Harapan kita, mudah-mudahan semua pelaku usaha, tempat ibadah, dan fasilitas umum bisa menerapkan protokol kesehatan. Tetapi kalau sudah berkali-kali tidak mengindahkan himbauan maka dengan terpaksa kami akan menindak dengan tegas dengan sanksi administrasi,” imbuhnya. (JAR)

Editor : Agus Hendrawan

Facebook Comments

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id