Tim Gabungan Temukan 22 Pelanggar

Tim Gabungan gelar Operasi Yustisi Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 Di Jl. Raya Batubulan, Sukawati, Selasa (12/1).

GIANYAR, BaliNews.id – Tim Gabungan menggelar Operasi Yustisi Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 Di Jl. Raya Batubulan, Sukawati, Selasa (12/1) di Depan Kantor Desa Batubulan, Jl. Raya Batubulan, Sukawati.

Kegiatan Operasi Yustisi Penegakan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19, dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19 dan menindak lanjuti Pergub Bali No. 46 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan penanganan Covid-19.

Kabid Penegak Perda Dan Perkada Satpol Gianyar I Wayan Sama, mengatakan, Tim Gabungan yang terlibat dalam Kegiatan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19, yakni; Kapolsek Sukawati AKP Suryadi, Kasi Trantib Kecamatan Sukawati I Made Duwita beserta 4 orang staf, 12 orang anggota Satpol PP Gianyar, 5 orang dari Dishub Gianyar, 10 orang anggota Polsek Sukawati, anggota Koramil 1616/05 Sukawati sebanyak 5 orang dan Kepala Desa Batubulan I Dewa Gede Sumertha SH. MH. Beserta 16 orang. “Kegiatan diawali apel pengecekan kesiapan Tim Gabungan Penegakan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 dilaksanakan di Kantor Desa Batubulan,” jelasnya.

BACA JUGA  Nelayan Selamat Setelah Jukung di Terjang Ombak di Perairan Bandara Ngurah Rai

Dikatakanya, dalam kegiatan tersebut petugas memberikan imbauan, edukasi serta tindakan terhadap masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan, seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan. “Harapannya, masyarakat bisa lebih paham akan Pola Hidup Sehat dan Bersih, serta dijadikan kebiasaan dalam kehidupan keseharian atau dalam tatanan kehidupan baru. Sehingga dapat membantu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini masih menjadi pandemi,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut, kata Sama, pelanggaran yang ditemukan yaitu masyarakat ada yang tidak mengerti menggunakan masker yang benar. Namun, oleh petugas hanya diberikan teguran dan diimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan sehingga dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19. “Adapun beberapa pelanggaran yg di temukan dalam operasi tersebut yaitu tidak paham cara memakai masker yang benar serta membawa masker namun tidak dipakai sebanyak 22 orang,” ungkapnya.

BACA JUGA  DPRD Bali Dukung Upaya Uemerintah Daerah Tangani COVID-19

Terhadap 22 orang tersebut, didata identitasnya serta diberikan teguran dan tindakan berupa push up serta imbauan akan pentingnya penerapan Protokol kesehatan dalam setiap beraktifitas terutama saat berada di luar rumah. “Kami data identitas dari 22 orang yang melanggar tersebut,” ujarnya.

Kasi Trantib Kec. Sukawati I Made Duwita, mengungkapkan, operasi yustisi ini merupakan bentuk konsistensi Forkompika Sukawati dalam memutus rantai pandemi, terlebih batubulan merupakan pintu masuk utama migrasi kependudukan. “Terlebih di salah satu tempat di Batubulan terjadi klaster baru. Hal ini semakin membuat kami untuk terus berupaya melaksanakan tindakan pencegahan melalui sosialisasi, sidak, operasi yustisi dan bentuk bentuk pencegahan lainnya,” tandasnya. (dt)

Facebook Comments