Tak Masuk Dalam Wilayah PSBB Ketat, Warga Gianyar Diminta Disiplin Terapkan Prokes

Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya

GIANYAR, Balinews.id – Warga Gianyar diharapkan agar terus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), walaupun  Kabupaten Gianyar menjadi salah satu kabupaten di Bali yang tidak termasuk dalam wilayah yang dapat perlakukan PSBB secara Ketat oleh pemerintah pusat. Hal ini disampaikan Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya, Kamis (7/1).

Dikatakannya, sepanjang pandemi ini masyarakat di Gianyar relatif disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, kendati belum maksimal. “Relatif disiplin kalau kita simak laporan dari Satpol PP terhadap sidak sidak yang telah dilakukan oleh Tim yustisi dalam penertiban pelaksanaan Prokes di lapangan walaupun belum maksimal sehingga perlu lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya.

BACA JUGA  Kabar Baik, Jumlah Penumpang Meningkat Selama Agustus di Bandara Ngurah Rai

Adapun poin-poin penerapan pengetatan pembatasan itu meliputi, Membatasi kapasitas tempat kerja dengan work from home 75 persen dengan tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat. Kegiatan belajar mengajar secara daring. Sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan protokol kesehatan secara ketat. Pembatasan jam buka kegiatan-kegiatan pusat perbelanjaan hingga pukul 19.00. Sedangkan untuk makan-minum di tempat maksimal 25 persen dan pemesanan makanan melalui take away dan delivery tetap diizinkan. Mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat. Mengizinkan tempat ibadah untuk melakukan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat. Fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dihentikan sementara. Kapasitas dan jam operasional moda transportasi diatur.

BACA JUGA  Upaya Bangkit dari Dampak Pandemi, Desa Sidan Launching Desa Tangguh Dewata

“Terhadap poin poin ini sebenarnya ada beberapa poin yang sudah kita lakukan di Gianyar, yang terpenting adalah masyarakat harus tetap desiplin menerapkan prokes secara ketat,” ungkapnya.

Sementara sampai saat ini jumlah pasien terkonfirmasih positif di kabupaten Gianyar mengalami penambahan sebanyak 11 kasus. Masih dalam proses perawatan sebanyak 163 pasien. Pasien sembuh bertambah 9 orang menjadi 2205 orang. Sementara tidak ada penambahan pasien meninggal, angka kematian masih tetap 85 pasien. Dari keseluruhan total pasien positif covid-19 berjumlah 2453. (dt)

 

Facebook Comments