Balinews.id

Tabanan Siap Tampung Sampah Denpasar Jelang WWF, 2 Lokasi Disiapkan

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar Selatan. (Istimewa)

TABANAN, Balinews.id – Menjelang pelaksanaan event World Water Forum (WWF) pada bulan Mei 2024, Kota Denpasar menghadapi tantangan besar terkait penanganan sampah, terutama setelah penutupan sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar Selatan. Namun, Kabupaten Tabanan hadir sebagai mitra solid dengan menyatakan kesiapannya untuk menerima kiriman sampah dari Denpasar.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, telah mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan dua lokasi pembuangan sampah. Lokasi-lokasi tersebut terletak di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, dan lahan bekas galian C, Desa Kelating, Kerambitan.

“Persiapan untuk WWF telah kami lakukan sejak tahun lalu. Kami tidak hanya mempersiapkan destinasi yang akan dikunjungi oleh delegasi, seperti Jatiluwih dan Museum Subak, tetapi juga menyediakan lokasi penampungan sampah bagi Kota Denpasar karena penutupan sementara TPA Suwung,” ungkap Bupati Sanjaya pada Selasa (7/5).

Penutupan sementara TPA Suwung sesuai dengan instruksi pemerintah pusat, termasuk instruksi untuk mengalihkan sementara pengelolaan sampah dari Denpasar ke Tabanan. Langkah ini telah melalui kajian dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Sanjaya juga mengakui bahwa aktivitas penerimaan kiriman sampah dari Denpasar telah dilakukan beberapa kali sebelumnya. “Situasi seperti ini bukanlah hal baru bagi kami. Kami telah beberapa kali menerima sampah dari Denpasar. Ini sudah menjadi bagian dari rutinitas kami,” jelasnya.

Lokasi bekas galian C di Kelating sebelumnya telah digunakan sebagai lokasi penanganan darurat sampah saat terjadi kebakaran di TPA Mandung tahun lalu. Pada tahun ini, lokasi tersebut juga telah dipertimbangkan sebagai salah satu tempat pembuangan sampah dari Kota Denpasar. Sanjaya menyadari perlunya melakukan beberapa perbaikan terhadap infrastruktur yang ada.

“Bekas galian C di Kelating, karena menjadi salah satu lokasi alternatif di Tabanan, kami di Pemerintah Daerah akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan dukungan. Salah satu langkah yang akan kami ambil adalah memperbaiki infrastruktur yang ada,” tambahnya.

Bupati Sanjaya menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan tim teknis dan Dinas Lingkungan Hidup terkait masalah ini. Dengan langkah-langkah proaktif ini, Kabupaten Tabanan siap menjadi mitra yang solid bagi Kota Denpasar dalam menghadapi tantangan penanganan sampah menjelang pelaksanaan WWF. (*)

Tak Hanya Sekedar Hiburan, Ini Manfaat Membaca Novel yang Perlu Dipertimbangkan

INTERMESO, Balinews.id – Membaca novel seringkali dianggap sebagai hiburan semata bagi sebagian orang. Namun, ada…

May 8, 2024

Dikira Ngancam Pakai Pisau, Ternyata Pembuka Tutup Botol

DENPASAR, Balinews.id – Sepasang suami istri penjual nasi goreng di daerah Pemogan Denpasar Selatan mendapat ancaman dari…

May 8, 2024

Sempat Ngaku Sakit, Nyoman Panca Ditemukan Tewas Telanjang di Kamar Kos

DENPASAR, Balinews.id – Seorang pria asal Buleleng bernama I Dewa Nyoman Panca (54) ditemukan tak…

May 8, 2024

Bule Australia Dideportasi Akibat KDRT Dengan Istrinya yang Merupakan WNI

BADUNG, Balinews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)…

May 8, 2024

Ancam Pedagang Nasgor di Pemogan dengan Sajam, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf

VIRAL, Balinews.id – Warganet dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membawa senjata tajam…

May 8, 2024