Siswa SMP di Tabanan Nekat Mencuri Belasan Kali Demi Coba Prostitusi Online

Kanit Reskrim Polsek Marga, Ipda I Nyoman Sudarma. (Foto: INews/Made Argawa)

Balinews.id – Miris! Demi mencoba prostitusi online, seorang pelajar SMP di Kabupaten Tabanan, Bali, nekat melakukan aksi pencurian di beberapa titik lokasi. Pelaku diketahui berinisial SY (14) yang ditangkap oleh Tim Satuan Reserse Kriminal Polsek Marga.

Ketika dimintai keterangan, SY mengaku telah mencuri di 18 lokasi di sekitar Pasar Marga. Aksi pencuriannya sudah ia lakukan sejak Movember 2022. Pelaku bahkan tidak segan mengambil uang di warung kelontong mulai dari Rp2 ribu hingga jutaan rupiah. Mirisnya, uang hasil curian di puluhan lokasi ini digunakan YS untuk mencoba prostitusi online melalui aplikasi Michat.

“Dari keterangan pelaku mengakui perbuatan telah melakukan pencurian. Yang bersangkutan mengakui 18 kali beraksi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Marga, Ipda I Nyoman Sudarma pada Selasa (24/1/2023). Bahkan selain untuk mencoba prostitusi online alias membooking cewek BO, uang hasil curian digunakan oleh tersangka untuk jajan sehari-hari.

Aksi pencurian SY akhirnya terciduk polisi pada Jumat (20/1/2023) sekitar pukul 21.00 Wita anggota Polsek Marga mendapat informasi ada seseorang yang tidak dikenal masuk ke sebuah warung di dalam Pasar Marga. Selanjutnya anggota Polsek Marga menuju Pasar Marga untuk melakukan penangkapan. Setelah warung dibuka, orang yang dicurigai tersebut lari lewat pintu belakang. Kemudian anggota polsek melakukan pencarian di sekitar pasar. Kemudian di sebelah utara pasar ditemukan satu sepeda motor Honda Grand dengan nomor polisi DK 2222 JW tengah parkir.

Beberapa menit ditunggu oleh anggota polsek, tersangka datang dan mengaku sebagai pemilik motor. Tersangka juga sempat bertanya kepada anggota polsek marga terkait peristiwa yang terjadi di dalam pasar.  SY kemudian dibawa ke Polsek Marga untuk dimintai keterangan.

Walaupun pelaku sudah mendapatkan uang jajan sebesar Rp50 ribu setiap hari dari orangtuanya, pelaku mengaku kurang dan akhirnya nekat melakukan pencurian. Karena menyangkut kasus anak di bawah umur, pihak Polsek Marga masih melakukan pemeriksaan intensif dan akan berkoordinasi dengan dinas sosial. Pelaku juga mendapatkan pendampingan dari orangtuanya selama proses pemeriksaan. (*)

Press ESC to close