Balinews.id

Polres Tabanan Buru Kedua WNA yang Mencuri Dengan Modus Hipnotis

Kapolres Tabanan, AKBP Leo Dedy Defretes. (Foto: Dok kepolisian)

Balinews.id – Satreskrim Polres Tabanan masih memburu dua warga negara asing (WNA) terduga pelaku pencurian dengan modus hipnotis. Kedua WNA tersebut melakukan pencurian dengan mengalihkan fokus korban kasir minimarket di Desa Marga Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Namun, hingga kini keduanya belum ditangkap.

Polisi masih terus memburu pelaku atas kejadian, Selasa 25 Juli 2023 tersebut. Kapolres Tabanan, AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan, pihaknya sudah mengidentifikasi melalui CCTV. Dan dugaan kuat dari perawakannya, pelaku adalah WNA.

Karena itu, pihaknya bekerjasama dengan Satreskrim Polres lain.  Alasannya, karena ada TKP yang mirip dengan yang lain, yakni modusnya adalah melakukan gerakan tangan dengan cara mengambil uang yang ada di brankas kasir.

“Kami masih kejar dan berkoordinasi dengan polres jajaran di Bali maupun dengan Polda untuk back up. Karena pelaku juga beberapa kali melakukan di luar tabanan dengan modus sama,” ucapnya, Rabu 2 Agustus 2023.

Menurut Dedy, perkembangan pengejaran sejauh ini adalah pihaknya terus mengidentifikasi menggunakan sarana investigasi teknologi. Meskipun belum bisa ditangkap, namun pihaknya juga melakukan pencegahan-pencegahan lain supaya tidak terjadi aksi di tempat lain, yang sudah dilakukan.

“Sosialisasi ke warung dan minimarket di desa-desa yang kecil kami minta untuk bisa mengantisipasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, kejadian pencurian uang dengan modus hipnotis terjadi di toko minimarket. Korbannya ialah kasir toko yakni Ni Luh Putu Helen Purnama Sari (25) kasir di toko tersebut. Kapolsek Marga AKP I Wayan Suta Arcana menjelaskan, kejadian terjadi Selasa 25 Juli 2023, sekitar pukul 20.24 Wita.

Menurut keterangan dari saksi korban, penjaga kasir di toko tersebut, dua WNA diduga terlibat dalam aksi tersebut. Dalam keterangan yang disampaikan oleh kasir, pada saat itu dua WNA datang ke toko dan berbelanja beberapa barang dengan total harga Rp 40.000.

Salah satu dari WNA tersebut membayar menggunakan uang pecahan Rp 100.000. Setelah menerima pembayaran, kasir memberikan kembali uang kembalian Rp 60.000 kepada salah satu WNA tersebut. Namun, dalam proses tersebut, sepertinya ada aksi tipu daya yang dilakukan oleh WNA tersebut.

WNA tersebut mengeluarkan uang pecahan kecil Rp 1.000 dan menunjukkannya kepada kasir sambil berbicara dalam bahasa Inggris untuk mengalihkan perhatian korban.

Saat perhatian penjaga kasir terfokus pada uang pecahan kecil yang ditunjukkan WNA tersebut, tangan mereka diduga mencuri uang dari dalam laci kasir tanpa disadari oleh kasir.

Setelah kejadian tersebut, dua WNA tersebut segera meninggalkan toko. Baru setelah mereka pergi, kasir menyadari bahwa sejumlah uang tunai Rp 3,5 juta telah hilang dari dalam laci kasir. (*)

Tanggulangi Kejahatan Siber, Polri akan Rekrut 45 Perwira di Bidang IT

NASIONAL, Balinews.id – Maraknya serangan siber di tanah air membuat Polri berencana merekrut sumber daya…

August 3, 2023

Nyoman Parta Sukses Perjuangkan Hak Pekerja APS, Downgrade Status Resmi Dibatalkan

Balinews.id – Rencana perubahan status pekerja dari PKWTT/Permanent menjadi PKWT/Kontrak di PT Angkasa Pura Supports…

August 3, 2023

10 WN Tiongkok Diamankan Atas Dugaan Pelanggaran Izin Tinggal

BADUNG, Balinews.id – Sepuluh warga negara asing (WNA) asal Tiongkok ditahan oleh Kantor Imigrasi Kelas…

August 3, 2023

Berbuah Manis! Rencana Perubahan Status Pegawai PT APS Dibatalkan

Badung, Balinews.id – Sengketa terkait perubahan status ketenagakerjaan yang terjadi di Bandara Ngurah Rai akhirnya…

August 3, 2023

Hyundai Kona Electric Siap Meluncur di GIIAS 2024

BISNIS, Balinewsid – PT Hyundai Motors Indonesia akan segera melengkapi model kendaraan listrik (EV) di…

August 3, 2023