Balinews.id

Tabanan Siap Tingkatkan Pemasaran 300 Produk Petani Lewat Digital

Tabanan, BaliNews.id – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyatakan siap meningkatkan pemasaran 300 produk petani di kabupaten yang dipimpinnya lewat teknologi digital, agar produktivitas pertanian, mutu ketahanan pangan, dan alur distribusi pangan semakin lancar dan petani pun sejahtera.

“Tabanan merupakan lumbung pangan dan lumbung beras Bali. Sebagai lumbung pangan dan beras, kami menjadikan pertanian sebagai salah satu produk unggulan kami,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Tabanan, Kamis.

Dalam webinar bertema “Meningkatkan Ketahanan dan Distribusi Pangan melalui Teknologi Digital” melalui aplikasi Zoom Video Conference (9/9), Bupati Eka memaparkan bahwa Tabanan merupakan “lumbung pangan” Bali yang bertekad mewujudkan kedaulatan pangan.

Tabanan Siap Tingkatkan Pemasaran 300 Produk Petani Lewat Digital

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat berbicara dalam webinar bertema “Meningkatkan Ketahanan dan Distribusi Pangan melalui Teknologi Digital” melalui aplikasi Zoom Video Conference dari kantornya, Rabu (9/9/2020). (Antara News Bali/HO-Humas Pemkab Tabanan/Pande Yudha/2020)

“Kalau pangan tidak dipenuhi,  malapetaka akan terjadi, karena itu kami merancang berbagai program, yang salah satunya adalah Pangan Serasi untuk memadukan sektor hulu tengah dan hilir dalam produksi dan pemasaran produksi pangan,” katanya.

Menurut dia, saat pandemi COVID-19 pun, masyarakat Tabanan yang bergerak di bidang pertanian tetap menjalankan aktivitas pertanian. Dari hulu, petani harus memproduksi produk-produk yang memiliki nilai jual tinggi atau yang memiliki pasar.

Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan BUMDes, Perusda, untuk bisa menciptakan model agribisnis yang terintegrasi. “Pemerintah daerah mendorong BUMDes dan BUMDa memberi pelatihan, penerapan kualitas produk dan penerapan teknologi digital, sehingga produk-produk pertanian kami mempunyai nilai jual,” katanya.

Apalagi, Kabupaten Tabanan tidak hanya menghasilkan beras, tapi juga ada buah-buahan, sayur-sayuran, termasuk manggis. “Manggis kami yang sangat dikenal serta sudah diekspor ke luar negeri. Itu andalan yang membanggakan kami,” katanya.

Untuk sektor hulu, tengah dan hilir yang selalu berkesinambungan dan berjalan dengan baik. Pemanfaatan teknologi digital dalam era pertanian saat ini merupakan hal yang biasa, seperti untuk pemasaran produk. Produk pertanian di Tabanan sudah banyak yang diperjualbelikan di toko-toko modern dan toko-toko online/daring.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Next »

Tak Hanya Sekedar Hiburan, Ini Manfaat Membaca Novel yang Perlu Dipertimbangkan

INTERMESO, Balinews.id – Membaca novel seringkali dianggap sebagai hiburan semata bagi sebagian orang. Namun, ada…

September 10, 2020

Dikira Ngancam Pakai Pisau, Ternyata Pembuka Tutup Botol

DENPASAR, Balinews.id – Sepasang suami istri penjual nasi goreng di daerah Pemogan Denpasar Selatan mendapat ancaman dari…

September 10, 2020

Sempat Ngaku Sakit, Nyoman Panca Ditemukan Tewas Telanjang di Kamar Kos

DENPASAR, Balinews.id – Seorang pria asal Buleleng bernama I Dewa Nyoman Panca (54) ditemukan tak…

September 10, 2020

Bule Australia Dideportasi Akibat KDRT Dengan Istrinya yang Merupakan WNI

BADUNG, Balinews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)…

September 10, 2020

Ancam Pedagang Nasgor di Pemogan dengan Sajam, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf

VIRAL, Balinews.id – Warganet dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membawa senjata tajam…

September 10, 2020