Sempat Terpapar Covid-19, Parta Donor Plasma Konvalesen 

Anggota DPR RI Nyoman Parta mendonorkan plasma konvalesen setelah sempat terpapar Covid-19.

GIANYAR, BaliNews.id – Sempat Terpapar Covid-19, setelah dinyatakan negatif diharapkan mendonorkan plasmanya. Karena sangat berguna bagi pasien Covid-19 yang dalam posisi sedang sampai kritis atau berat. Hal itu diungkapkan anggota DPR RI, I Nyoman Parta, Senin (8/3).

Politisi PDIP ini menuturkan, dirinya melakukan tes PCR pada tanggal 3 Februari dan hasilnya keluar tanggal 4 Februari. Dari hasil PCR tersebut, ia dinyatakan positif Covid-19. “Karena dinyatakan positif Covid-19, saya melakukan Isolasi atau karantina mandiri di Jakarta. Setelah 13 hari baru di nyatakan negatif,” jelasnya.

Selanjutnya, pada tanggal 6 Maret, petugas PMI datang ke rumahnya untuk mengambil sampel darah untuk dilakukan uji lab. Dari hasil uji lab, kata Parta akan diketahui  apakah memenuhi syarat untuk di ambil Plasma Konvalesen.

BACA JUGA  Kejari Badung Tangkap DPO Kasus Korupsi di Hotel Wilayah Bali

“Ternyata saya sangat layak untuk diambil plasma konvalasennya. Bahkan persedian antibody yang ada sangat banyak dan bisa donor plasma sampe 3 kali,” jelasnya.

Lanjut politisi asal Desa Guwang, Sukawati ini, akhirnya sesuai dengan hasil uji lab tersebut, ia melakukan donor plasma konvalase. “Tadi plasma saya sudah diambil sebanyak 800 ml.  Cukup banyak jika dibanding dg donor  darah biasa,” ungkapnya.

Menurutnya, ini merupakan hikmah dari musibah terpapar Covid-19. Setelah sembuh bisa dimanfaatkan untuk membantu pasien Covid yang dalam posisi berat. “Badan saya juga berat, sehingga bisa diambil sampe 800 ml. Ini namanya  hikmah,” ujarnya.

Dikatakannya, plasma konvalesen  hanya visa diambil maksimal 3 bulan setelah  dinyatakan negatif Covid, jika tidak di manfaatkan akan hilamg begitu saja. “Karena itu, saya mengajak masyarakat yang pernah terkena Covid dan memenuhi syarat untuk menjadi pendonor plasma, agar bersedia mendonorkan  plasmanya. Plasma saudara sangat berguna bagi pasien Covid yang dalam posisi sedang sampe kritis atau berat,” tandasnya. (dt)

Facebook Comments