Ribuan Maba Undiksha Ikuti PKKMB Online Untuk Antisipasi COVID-19

Buleleng, BaliNews.id – Sebanyak 2.778 mahasiswa baru Undiksha Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung secara online atau dalam jaringan (daring) guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.

“Kegiatan yang dibuka Rabu (9/9) hingga hari Jumat (11/9) itu sepenuhnya dilakukan dengan sistem daring dengan menghadirkan narasumber dari luar dan dalam Undiksha,” kata Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., di Singaraja, Buleleng, Jumat.

Ia mengatakan narasumber dari luar terdiri dari tujuh orang, antara lain Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof. Aris Junaidi (materi: kebijakan merdeka belajar dan kampus merdeka), lalu Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dra. Ni Wayan Giri Adnyani, M.Sc., (materi: kisah sukses sebagai alumni Undiksha).

BACA JUGA  Gedung Pengabuan Dibangun di Setra Desa Adat Buleleng
Ribuan Maba Undiksha Ikuti PKKMB Online Untuk Antisipasi COVID-19
Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., mengukuhkan tiga akademisi Undiksha, sebagai guru besar, yakni Dr. Ida Bagus Jelantik Swasta, Dra. Ni Luh Putu Artini, Ph.D, dan Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A., di kampus setempat (13/1/2020) ((Foto Antaranews Bali/Made Adnyana/2019))

Selain itu, Wakil Ketua KPK masa bhakti 2015-2019, Laode Muhammad Syarif, S.H.,LL.M.,Ph.D (materi: anti korupsi), lalu Kesdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya yang mewakili Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara (materi: wawasan kebangsaan).

Berikutnya, Kepala BNN Kabupaten Buleleng AKBP I Gede Astawa, S.H.,M.H (materi: bahaya narkoba), Ketua Nasional Konsorsium Riset dan Inovasi Tentang COVID-19 Prof. dr. Ali Gufron Mukti, M.Sc.,Ph.D., (materi: berinovasi dalam pandemi global COVID-19), dan Akademisi Institut Teknologi Bandung Prof. Dr. Sundani Nurono Suwandhi, M.Si.,Apt (materi: Program Kreativitas Mahasiswa atau PKM); dan beberapa narasumber internal Undiksha.

“Meski berlangsung secara daring, kami harapkan tidak mengurangi substansi yang ingin disampaikan kepada seluruh mahasiswa baru. Materi-materi yang disampaikan oleh narasumber diharapkan dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan wawasan sebagai insan akademik,” kata Jampel.

BACA JUGA  Komisioner KPU Asal Jembrana Tertular COVID-19

Undiksha sebagai institusi pendidikan tinggi, katanya, berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing. Berbagai program telah dicanangkan yang berkaitan dengan tata kelola kelembagaan, akreditasi, publikasi, teknologi informasi dan komunikasi.

Selain itu, ada pula program “internationalization at home” dan menjadikan Undiksha sebagai trend-setter university maupun international reputable university. Hal ini sejalan dengan Visi Undiksha “menjadi universitas unggul berfalsafah Tri Hita Karana di Asia tahun 2045”. Mewujudkan hal tersebut, dukungan dari mahasiswa sangat diperlukan.

“Mahasiswa harus turut bertanggung jawab dalam meningkatkan daya saing universitas. Saat ini Undiksha sudah berada di peringkat 23 nasional untuk Sistem Informasi Pemeringkatan Kemahasiswaan (SIMKATMAWA). Saya berharap mahasiswa baru ini banyak yang berhasil meraih prestasi, baik tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

BACA JUGA  Kesatria Keris Beryadnya Darah

Pada era revolusi industri 4.0, lulusan perguruan tinggi dihadapkan sebuah tantangan, termasuk daya saing yang semakin ketat. Hal tersebut perlu diantisipasi oleh mahasiswa sejak dini. Mahasiswa diminta didorong untuk terus meningkatkan kualitas diri dan mengedepankan Critical Thinking, Creative Thinking, Collaboration, dan Communication.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id