Residivis Beraksi, Naas Gagal Curi Motor di Kaliuntu

BULELENG, BaliNews.id, – Seorang resedivis bersama rekannya, beraksi lakukan pencurian sepeda motor di Jalan Jatayu, Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan Buleleng. Aksi pencurian dilukan pada harı minggu (7/6) sekitar pukul 12.30 Wita. 

curi motor buleleng

Peristiwa terjadi berawal dari korban Komang Krisna Febriana, memarkir sepeda motor Honda Scoopy, warna Hitam Merah, di depan kantor notaris yang beralamat di Jalan jatayu Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng dan lupa mencabut kunci motor. Selanjutnya datang pelaku Tatang bersama dengan pelaku Busairi alias Kesper, yang mana keduanya menaiki sepeda motor susuki Shogun warna hitam dan berhenti di sebelah kantor notaries. Selanjutnya pelaku Busairi alias Kesper, turun dari motor dan langsung menghampiri dan menaiki motor milik korban. Pelaku berusaha mengidupkan mesin motor dan bergegas memundurkan motor milik korban. 

 Pada saat pelaku  hendak melarikan  motor milik korban dari dalam kantor Notaris korban berlari dan langsung menendang body motor yang dikendarai pelaku. Pelaku langsung terjatuh bersama dengan motor yang hendak dicurinya. Mengetahui kalau perbuatanya diketahui oleh korban pelaku langsung lari dan dikejar oleh korban sambil teriak maling. Mendengar teriakan korban, warga sekitar yang berada di jalan jatayu spontanitas langsung menangkap pelaku Kesper. Sedangkan pelaku Tatang yang melihat temannya ditangkap warga langsung melarikan diri dangan mengendarai sepeda motor miliknya.

Hal ini disampaikan oleh, Kanit Reskrim Polsek Kota Singaraja, IPTU. Ida Bagus Astawa, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Buleleng, “Seijin Kapolsek Kota Singaraja, saya sampaikan pengungkapan kasus curanmor yang dilakukan oleh pelaku Kesper. Pelaku dengan satu orang temannya yang mash buron sampai saat ini, dan tezgah kami lakukan pengejaran, mencoba hunting, kunci motor nyontol. Niatnya memang sudah mencuri motor dengan modus kunci nyantol. Saat beraksi, ketahuan oleh korban pemilik motor. Sempet kejar-kejaran akhirnya pelaku bisa ditangkap.” Paparnya 

Pelaku Busairi alias Kesper, 40, merupakan warga Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada , merupakan resdivis, telah empat kali bolak-balik bui, dengan kasus kejahatan yang berbeda-beda. Kasus terakhir yang menyebabkan Kesper masuk penjara yaitu kasus penganiayaan. Sedangkan pelaku lainnya, yang berhasil melarikan diri, bernama Tatang, 45,Laki-laki dengan alamat Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Buleleng. Saat ini pelaku Tatang masih dilakukan pengejaran (DPO). “Pelaku Kesper ini memang seorang resedivis, sudah 4 kali, keluar masuk penjara, terakhir kasus penganiayaan. Dulu juga pernas kasus pencurian elektroknik. Temannya masih buron, kita akan terus kejar dan sudah mask DPO” Imbu IPTU. Bagus Astawa.  

Dari tangan pelaku disita 1 unit Sepada Motor Honda Scoppy, warna Hitam merah, beserta dengan kuncinya. Terhadap pelaku disangka telah melakukan tindak pidana Pencurian sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 363 Ayat ( 1 ) Ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun. jar

BACA JUGA  Kebut Pembangunan Rumah Pembibitan TP-PKK