Ratusan Titik Menjadi Sasaran Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Denpasar, BaliNews.id – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara menyatakan bahwa pihaknya menyasar sebanyak 463 titik prioritas untuk wilayah Provinsi Bali dalam memberikan tindakan pendisiplinan protokol kesehatan COVID-19.

“Untuk sasaran prioritas pendisiplinan protokol kesehatan, Kodam IX/Udayana bersinergi dengan pemda dan Polda Bali akan melaksanakan operasi yustisi dan penindakan disiplin serta melaksanakan pembinaan teritorial dengan jumlah total sasaran prioritas 463 titik,” katanya dalam keterangan di Denpasar, Kamis.

Pangdam menjelaskan 463 titik prioritas itu di antaranya terdiri atas 97 tempat ibadah, 230 pusat perbelanjaan, 103 tempat wisata dan 33 sarana atau fasilitas umum di wilayah Provinsi Bali.

Ratusan Titik Menjadi Sasaran Pendisiplinan Protokol Kesehatan
Pelaksanaan konferensi video dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, di Makodam IX/Udayana, Rabu (16/9/2020). (FOTO ANTARA/HO-Kodam IX/Udayana. (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2020)

Ia menambahkan dalam penanganan COVID-19 di wilayah Provinsi Bali tentu akan tetap mengedepankan tindakan preemtif (upaya-upaya awal yang dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana),  preventif (pencegahan), dan represif (penegakan hukum), utamanya di setiap titik prioritas.

BACA JUGA  Kemenparekraf Libatkan 4.000 Peserta Dalam Program "We Love Bali"

Sebelumnya, kata Kurnia Dewantara, pada Rabu (16/9) Kodam IX/Udayana beserta jajaran melaksanakan kegiatan konferensi video dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang membahas secara khusus tentang Penanganan COVID-19 di wilayah Provinsi Bali.

Menteri mengatakan bahwa target sasaran ke depan yaitu mengubah perilaku masyarakat agar mencerminkan protokol kesehatan, penurunan kasus harian, peningkatan recovery rate dan penurunan mortality rate serta penurunan absolute mortality.

“Agar sasaran tersebut tercapai, maka harus mengambil langkah dengan menyamakan data pusat dan daerah untuk pengambilan keputusan, dan juga menggelar operasi yustisi guna menegakkan disiplin protokol kesehatan serta manajemen perawatan pasien COVID-19 juga perlu ditingkatkan agar dapat pula meningkatkan recovery rate dan menurunkan mortality rate,” katanya.

Facebook Comments

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »

Bali News Admin

Salah satu tim dari BaliNews.id