Prajuru Kawan Datangi Polres Gianyar, Mohon Perlindungan Hukum

Gianyar, BaliNews.id – Ingin menanyakan kejelasan alasan penundaan eksekusi yang telah ditetapkan PN Gianyar, Prajuru Desa Pakraman Pakudui, Desa Kedisan, Tegalalang, mendatangi Polres Gianyar, Jumat (28/8) sore. Namun karena pimpinan tidak ada, Prajuru Pakudui Kawan diminta datang besok pagi.

Bendesa Desa Pakraman Pakudui, I Ketut Karma Wijaya, mengatakan, berkenaan dengan Surat Penetapan Keputusan Ketua Pengadilan Negeri Gianyar No : 9/Pen.Eks.Pdt/2012/PN Gin, Tanggal 27 Juli 2020, Tentang Perintah Kepada Panitra PN Gianyar, untuk Pelaksanaan Putusan Eksekusi terhadap Putusan Pengadilan Tanggal 19 September 2012. Nomor 09/PDT.G/2012/PN.GlR. jo Putusan Pengadilan Tinggi Denpasar Tanggal 29 April 2013. jo. Putusan Peninjauan kembali Mahkamah Agung RI Tanggal 21 September 2016, Nomor 429 PK./PDT/2016 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

BACA JUGA  Bupati Mahayastra Letakkan Batu Pertama Pembangunan TPS3R di Bedulu
Prajuru Kawan Datangi Polres Gianyar, Mohon Perlindungan Hukum
Prajuru Kawan Datangi Polres Gianyar, Mohon Perlindungan Hukum

Sesuai dengan  jadwal dari PN Gianyar, eksekusi akan dilaksanakan pada, Senin  31 Agustus mendatang. Namun, dalam proses kesiapan pelaksanaan eksekusi faktanya terjadi penundaan dari Polres

Gianyar yang ditujukan kepada Pengadilan Negeri Gianyar dengan Surat Nomor  B/2336/VllI/HUM. I. l/2020/Res Gir, yang ditanda tangani Waka Polres Gianyar, perihal penundaan eksekusi yang rencana dijadwalkan tanggal 31 Agustus 2020.

Dikatakanya, Prejuru Desa Adat Pakudui yang sah secara hukum mewakili masyarakat Desa Pakraman Pakudui, bersurat kepada Kapolres Gianyar, mohon Kepastian Perlindunggn Hukum. “Karena adanya surat permintaan penundaan dari Pokres Gianyar, kami atas nama warga bersurat ke Kapolres mohon Kepastian Perlindungan Hukum,” jelasnya.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id