Pertamina jamin BBM-LPG di Bali aman pasca tangki terbakar di Balongan

Ilustrasi-ketersediaan LPG di Surabaya, Jawa Timur, Bali.

BaliNews.id-Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus Deden Idhani memastikan bahwa BBM, LPG, Pelumas produk turunan lainnya seperti pelumas serta petrokimia di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dijamin aman.

“Tidak ada dampak insiden tangki terbakar di Balongan terhadap operasional distribusi energi di empat provinsi Jatimbalinus dan dijamin aman tersedia tanpa kendala,” kata Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus Deden Idhani dalam siaran pers yang diterima di Denpasar, Kamis malam.

Ia menjelaskan bahwa untuk fuel terminal (FT) di wilayah operasional kami, sebagian besar suplai dikirim dari Refinery Unit IV Cilacap, Refinery Unit V Balikpapan, dan TPPI Tuban, dengan ketersediaan seluruh produk di 19 FT dan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) yang melayani lebih dari 475 ribukg.

BACA JUGA  Pertamina Catat Operasi Pertashop di Bali Capai 80 Persen

Sementara untuk LPG, stok yang tersedia di tujuh terminal LPG milik Pertamina berada di angka 23.500 Metrik Ton (MT).

Ia mengatakan ketersediaan stok energi ini akan berubah setiap waktu seiring dengan penerimaan pengiriman produk dari refinery unit Pertamina, dan ditribusi penyaluran ke lembaga-lembaga penyalur BBM dan LPG.

“Saya mengapresiasi untuk kecepatan penanganan terhadap insiden yang terjadi di tangki penyimpanan produk BBM di Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Tim HSSE bersama dengan didukung oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD bekerjasama sehingga tidak berdampak pada pasokan energi di wilayah Jatimbalinus,” jelasnya.(an)

Facebook Comments

Redaksi

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id