Balinews.id

Pemprov Bali Bina Petani Arak Buleleng untuk Selamatkan Kearifan Lokal

BULELENG,BaliNews.id-Pemerintah Provinsi Bali bersama instansi terkait melakukan pembinaan dan pengawasan kepada para petani arak di Desa Bondalem dan Desa Les Kabupaten Buleleng, sebagai upaya untuk menyelamatkan salah satu kearifan lokal setempat.

“Ini komitmen Bapak Gubernur untuk melindungi arak Bali sebagai warisan leluhur yang harus ditingkatkan martabatnya agar sejajar dengan minuman-minuman lain yang datang dari luar Bali,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali I Wayan Jarta di Buleleng, Jumat.

Menurut Jarta, pembinaan tersebut juga untuk menindaklanjuti Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

“Pergub itu merupakan komitmen Bapak Gubernur untuk tidak saja melindungi kearifan lokal, namun juga membangun ekonomi Bali sesuai dengan potensi yang dimilikinya sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ucapnya.

Tim pembina yang terdiri dari unsur Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng itu untuk kesempatan pertama bertandang ke Banjar Selombo, Desa Bondalem.

Banjar (dusun) Selombo merupakan salah satu sentra produksi arak di Kabupaten Buleleng. Di banjar ini ada sebanyak 50 petani arak yang menggunakan bahan baku air aren (ental).

Setiap harinya, mereka mampu mengolah 75 liter bahan baku melalui proses destilasi menjadi 24 liter arak dengan kadar alkohol 23 hingga 30 persen.

“Seperti minuman beralkohol lainnya, minuman fermentasi dan/atau destilasi Khas Bali hanya dapat dijual di tempat-tempat tertentu atau untuk diekspor sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Jarta.

Masih di Kecamatan Tejakula, tim juga melakukan pembinaan di Desa Les. Di Desa Les, para petani arak telah memiliki koperasi yang diberi nama “Bali Mula”.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali I Wayan Jarta saat melakukan pembinaan petani arak di Buleleng, Jumat (25/6/2021).

Keberadaan koperasi “Bali Mula” ini mendapat apresiasi dari Kadisperindag Provinsi Bali I Wayan Jarta. Ia berharap koperasi ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para petani arak di Desa Les.

“Sesuai Pergub, koperasi berfungsi mendukung perajin dalam pelindungan aspek hukum, pemasaran bahan baku, pembinaan, permodalan, inovasi dan kerjasama dengan produsen,” ujarnya.

Sebelumnya tim dari Pemprov Bali dan instansi terkait juga telah melakukan pembinaan dan pengawasan ke beberapa sentra petani minuman fermentasi dan/atau destilasi di Kabupaten Karangasem.

(an)

Tak Hanya Sekedar Hiburan, Ini Manfaat Membaca Novel yang Perlu Dipertimbangkan

INTERMESO, Balinews.id – Membaca novel seringkali dianggap sebagai hiburan semata bagi sebagian orang. Namun, ada…

June 26, 2021

Dikira Ngancam Pakai Pisau, Ternyata Pembuka Tutup Botol

DENPASAR, Balinews.id – Sepasang suami istri penjual nasi goreng di daerah Pemogan Denpasar Selatan mendapat ancaman dari…

June 26, 2021

Sempat Ngaku Sakit, Nyoman Panca Ditemukan Tewas Telanjang di Kamar Kos

DENPASAR, Balinews.id – Seorang pria asal Buleleng bernama I Dewa Nyoman Panca (54) ditemukan tak…

June 26, 2021

Bule Australia Dideportasi Akibat KDRT Dengan Istrinya yang Merupakan WNI

BADUNG, Balinews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)…

June 26, 2021

Ancam Pedagang Nasgor di Pemogan dengan Sajam, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf

VIRAL, Balinews.id – Warganet dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membawa senjata tajam…

June 26, 2021