Pemilihan Bendesa Keramas Digugat ke PN Gianyar

Humas PN Gianyar, Wawan Edi Prastiyo.

GIANYAR, BaliNews.id – Penetapan I Nyoman Puja Waisnawa sebagai Bendesa Adat Keramas, Blahbatuh, Gianyar,  berpolemik. Dinilai ada unsur perbuatan melanggar hukum, proses pemilihan bendesa yang dilaksanakan 19 Desember 2020 tersebut digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Gianyar.
Informasi yang dihimpun, Kamis (21/1), gugatan diajukan biro bantuan hukum Yudistira Association, Nyoman Gde Sudiantara, I Ketut Rinata dan Iswahyudi Edy P., selaku kuasa hukum I Gusti Agung Suadnyana dan I Nyoman Kantor Wirawan yang merupakan calon Bendesa Keramas. Sedangkan I Nyoman Puja Waisnawa bersama tiga orang panitia pemilihan, I Gusti Agung Gde Dharmada, I Gusti Made Toya dan I Made Arsana sebagai tergugat.
Humas PN Gianyar Wawan Edi Prastiyo mengatakan, gugatan pemilihan bendesa adat Keramas telah teregistrasi dan tiga majelis hakim ditunjuk menyidangkan perkara tersebut, yaitu Erwin Harlond Palyama, Ni Luh Putu Partiwi dan Astrid Anugrah. “Jadwal sidangnya belum ya, nanti kami informasikan,” kata Wawan. (dt)

Facebook Comments

BACA JUGA  2 Februari PN Gianyar Sidangkan Gugatan Pemilihan Bendesa Keramas