Pejeng Kawan Siap Bali Era Baru

Pejeng Kawan Siap Terapkan Bali Era Baru

GIANYAR, BaliNews.id – Desa Pejeng Kawan, Tampaksiring siap menerapkan kehidupan Bali Era Baru, sesuai dengan wacana dari Gubernur Bali. Sambil menunggu petunjuk dari provinsi, beberapa persiapan telah dilakukan. Hal itu diungkapkan Perbekel Pejeng Kawan, Anak Agung Gede Oka, Rabu (3/6).

Lebih lanjut dikatakannya, semenjak munculnya pandemi Covid-19, pihaknya terus mengedukasi warga akar melaksanakan pola hidup sehat dan bersih (PHBS) dengan memperhatikan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. “Kita terus ingatkan warga untuk melaksanakan PHBS,” ujarnya.

Pejeng Kawan Siap Bali Era Baru
Inset : Perbekel Pejeng Kawan. AA Gede Oka

Selain itu, budaya gotong royong juga digalakan. Warga yang mampu bisa memberikan bantuan kepada yang kurang mampu. “Ada sisi positif dari pandemi Covid-19 ini. Rasa gotong royong yang mulai memudar, mulai bangkit lagi. Contohnya pemberian bantuan kepada keluarga kurang mampu, yang berasal dari sumbangan warga,” jelasnya.

BACA JUGA  Ratusan Juta Pagi ini Uang Berputar Untuk Membantu Para Petani Ikan di Kabupaten Gianyar

Disamping itu, ia juga memupuk kembali rasa kebersamaan, dengan mengajak warga menjaga kebersihan wilayah Desa Pejeng Kawan. “Kita ajak warga bersama sama menjaga kebersihan wilayah desa. Kegiatan bersih bersih akan kita laksanakan secara rutin,” ungkapnya.

Begitu juga dengan obyek wisata yang ada di Pejeng Kawan, yaitu  Candi Kelebutan dan rumah batu. Nantinya, kalau obyek widata itu dibuka, akan diterapkan protokol kesehatan diobyek tersebut. “Kita akan wajibkan wisatawan yang berkunjung untuk cuci tangan xan menggunakan masker. Tempat itu juga secara rutin akan dilakukan penyemprotan disenfektan,” jelasnya. 

Dengan persiapan seperti itu, maka pada saat memasukibBali Era Baru, secara langsung warganya bisa menerapkan. “Hal ini tidak bisa dilakukan secara spontan, perlu proses untuk membangun kebiasan,” ujarnya.

BACA JUGA  Pelataran pasar relokasi dirasa lebih nyaman karena luas

Diharapkannya, setelah wabah Covid-19 berakhir, warga desa Pejeng Kawan sudah terbiasa melaksanaka PHBS. “Kebiasaan ini harus dibangun dari sekarang, sehingga warga menjadi terbiasa,” pungkasnya. (kda)