Panen Pisang Perdana! Sinergi Pihak Swasta Untuk Pengembangan Pertanian di Buleleng

Buleleng, BaliNews.id – Pengembangan dan peningkatan hail sektor pertanian di Buleleng terus digencarkan. Hal ini dilakuka oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng, melalui Dinas Pertanian (Distan). Salah satu upaya yang dilakukan dengan mengandengn pihak ketiga dari swasta. Sinergi kali ini dilakukan bersama PT. Indonesia Power Bali PGU PLTGU Pemaron. Sinergi yang dilakukan dengan memfasilitasi kelompok-kelompok tani yang ada di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, untuk menunjang produktifitas hasil pertanian di Buleleng.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Buleleng Ir. I Made Sumiarta saat melakukan panen perdana pisang di Desa Bukti. Dalam hal ini Distan Buleleng memfasilitasi para kelompok tani dengan persediaan penampungan air berupa embung untuk membantu pengairan di lahan pertanian. Program ini merupakan salah satu yang digagas Distan Buleleng untuk pengembangan air irigasi. Pengembangan air irigasi bertujuan untuk memproduktifkan kembali lahan pertanian marginal sehingga dapat ditanami dengan tanaman-tanaman yang mempunyai nilai ekonomi. Baik berupa buah, sayuran serta biji-bijian. Program tersebut sudah berjalan sejak tahun 2012 lalu.

Panen Pisang Buleleng

“Air menjadi salah satu sumber utama yang harus disiapakan untuk pengembangan pertanian. Kita membantu para petani untuk membuat embu air. Dengan adanya embung ini, mudah-mudahan dengan adanya kerjasama dengan Indonesia Power seperti ini kita dapat menghijaukan Buleleng,” ujarnya

BACA JUGA  Pembobol Tiga Toko Ditangkap

Panen pisang perdana ini dilakukan, sebagai wujud sinergi program dengan pihak swasta. Program ini disinergikan dengan program pengembangan banana smart village PT. Indonesia Power Bali PGU PLTGU Pemaron, di Banjar Dinas Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Jumat (5/6).

Ditemui dilokasi yang sama, Manager Unit PT. Indonesia Power (IP) Bali PGU PLTGU Pemaron, I Nyoman Purwakanta, ST mengatakan pihaknya memiliki program industri hijau dalam hal perbaikan lingkungan. Pada tahun 2019 lalu, IP Bali unit PLTGU Pemaron mendapatkan penghargaan pengelolaan lingkungan berupa proper hijau. Bantuan dari IP Bali terhadap sektor pertanian di Desa Bukti tersebut berupa solar cell. Itu berfungsi sebagai tambahan power atau suplai untuk pompa air yang digunakan untuk pengairan.

Panen Pisang Buleleng

“Selain itu juga kami membantu sebanyak 600 bibit pisang terhadap para kelompok tani disini, semoga ini dapat meberikan manfaat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Fraksi PDIP Minta Bupati Gianyar Gratiskan Rapid Test Pelaku Wisata

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Kerti Winangun, I Made Suparta menjelaskan pengembangan pemberdayaan kelompok tani merupakan salah satu program dari Kementerian Pertanian untuk mengatasi kemiskinan. Sejak tahun 2012, Sumber Daya Manusia (SDM) petani  tebilang cukup rendah, sehingga di tahun 2019 dilakukan penyuluhan terhadap petani di desa tersebut. Tahap sebelumnya pada  Desember 2019, sebanyak tujuh kelompok tani di Desa Bukti sudah melakukan penanaman melalui dana desa sebanyak 5000 tanaman, dan tahap selanjutnya sebanyak 4000 tanaman.

“Target kami dalam lima tahun dapat melakukan penanaman seluas 60 hektar. Ada tiga kategori pohon pisang yang kita tanam, untuk bahan olahan, bahan banten untuk upacara agama, dan buah meja untuk dikonsumsi,” pungkasnya. (JAR)