Ngembak Geni, Akses ke Pantai di Kecamatan Sukawati Akan Ditutup

Camat Sukawati, I Gusti Ngurah Gede Udayadnya.

GIANYAR, BaliNews.id – Menghindari kerumunan saat Hari Ngembak Geni serangkaian Hari Raya Nyepi tahun saka 1943 pada Senin (15/3) mendatang, semua akses ke pantai di wilayah Kecamatan Sukawati Gianyar akan ditutup sementara selama satu hari. Hal ini diungkapkan oleh Camat Sukawati, I Gusti Ngurah Gede Udayadnya, Kamis (4/3).

Lebih lanjut dikatakan, penutupan sementara akses menuju ke semua pantai yang ada di Kecamatan Sukawati ini berdasarkan kesepakatan bersama antar forum komunikasi pimpinan Kecamatan Sukawati, Majelis Desa Adat Kecamatan Sukawati, PHDI Kecamatan Sukawati, Perbekel se-Kecamatan Sukawati, dan semua Bendesa Adat se-Kecamatan Sukawati.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan MDA Kecamatan Sukawati, PHDI Kecamatan Sukawati, Perbekel se Kecamatan Sukawati, serta Bendesa se Kecamatan Sukawati pada tanggal 17 Februari 2021 lalu di Wantilan Sisi Kauh Jaba Pura Puseh Desa Batuan untuk membahas terkait hal ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Wagub Bali Berharap Aktivitas Pariwisata Digiatkan

Hasil dari rapat koordinasi tersebut, salah satunya adalah guna mengurangi kerumunan hari Ngembak Geni pada Senin (15/3) maka semua akses ke pantai di wilayah Kecamatan Sukawati akan ditutup sementara selama satu hari. “Untuk akses pantai akan ditutup sementara selama satu hari, yakni pada Senin (15/3) dan akan dibuka kembali pada Selasa (16/3),” katanya.

Nantinya, akses ke pantai di wilayah Sukawati akan dijaga ketat oleh petugas gabungan TNI-Polri serta Pecalang. “Nanti akan dijaga oleh petugas keamanan dimasing-masing akses pantai,” ucapnya.

“Di Kecamatan Sukawati jumlah pantai cukup banyak, yakni Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng,” imbuhnya.

Selain itu, kegiatan upacara melis atau melasti dalam rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi dilaksanakan ngubeng di masing-masing Desa Adat. “Tentunya kegiatan ngubeng di masing-masing desa adat ini dengan pembatasan maksimal 50 persen dari kapasitas tempat dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya. (dt)

Facebook Comments