Nelayan Asal Desa Penuktukan Hilang, Terjatuh Dari Perahu Saat Memancing

Buleleng, BaliNews.id – Peristiwa naas dialami oleh seorang nelayan asal Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Nyoman Indrawan, 38th, dinyatakan hilang, setelah terjatuh dari perahunya sendiri. Peristiwa ini terjadi pada minggu, (11/10) sore. Awalnya, Nyoman Indrawan pergi melaut bersama iparnya Made Adi. Mereka melaut untuk memancing ikan awan. Merrka berangkat berdua dengan menggunakan satu perahu dari pantai Dusun Belimbing, Desa Penuktukan. Nyoman Indrawan berada dibelakang sekaligus sebagai pengemudi mesin. Sedangkan Made Adi berada di bagian depan.

Situasi air saat itu cukup tenang. Berlayar sekitar satu jam, meraka telah sampai ditengah laut. Made Adi, yang berada di depan tiba-tiba mendengar suara hentakan seperti benda terjatuh ke laut. Saat melihat  kebelakang, Made mendapati iparnya Indrawan telah terjatuh ketengah laut. Made berusaha untuk segera menolong iparnya, namun tidak bisa. Made yang tidak bisa mengemudikan mesin perahu, berusaha membelokan perahu yang masih melaju, namun tidak berhasil. Made hanya berhasil mematikan mesin kapal.

BACA JUGA  Pos Sekat di Labuhan Lalang Diresmikan, Cegah Transmisi Lokal Covid-19
Nelayan Asal Desa Penuktukan Hilang, Terjatuh Dari Perahu Saat Memancing
Nelayan Asal Desa Penuktukan Hilang, Terjatuh Dari Perahu Saat Memancing

“Saya biasanya mancing sama mertua saya, karena bapak mertua mau sampai malam, saya akhirnya ikut  mancing sama ipar saya nyoman. Saya tidak bisa nyupirin mesin perahu, makanya saya di depan. Jalan perahunya pelan orang kita mancing awan, jadi pelan-pelan. udah sekitar satu jam, saat jalan itu, kita udah ditengah, ada suara orang jatuh, baru saya liat kebelakang, ipar saya sudah di ngambang diair” tuturnya saat ditemui dipantai bersama Tim SAR. Senin (12/10)

Made mengaku, saat itu ia sangat panik, karena  tak melihat iparnya lagi. Made mencoba mencari pertolongan kepada nelayan yang ada berdekatan dengan dirinya. “Saya sangat panik waktu itu, saya liat ada perch lain, saya coba minta pertolongan dengan mengangkat topi. Nelayan lain mendeket, kita berusaha mencari ipar saya tapi tidak ketemu, terus kita kembali ke darat” imbunya.

BACA JUGA  Prakiraan Cuaca Tiap Kabupaten di Bali 16 Juli 2020

Nelayan Asal Desa Penuktukan Hilang, Terjatuh Dari Perahu Saat Memancing

Setelah melaporkan peristiwa ini ke pihak yang berwajib dan meneruskannya ke Kantor Pos SAR Buleleng. Proses pencarian pun mulai dilakukan. Minggu malam Tim SAR melakukan pengumpulan informasi dan pencarian awal.

Pencarian dilanjutkan pada Senin (12/10) pagi. Tim SAR mulai menyisir lokasi yang diperkirakan menjadi tempat jatuhnya korban. Penyisiaran pertama dilakukan mengarah ketimur sekitar 10 mil. Pencarian kedua dilakukan menuju kearah barat.

Kepala Pos SAR Buleleng, Dewa Putu Hendri Gunawan, mengatakan, pencarian kita lakukan dengan mengunakan kapal Rib. Pencarian juga dibantu oleh Polairud Polres Buleleng, TNI AL, SAR Radio dan para nelayan. “Kami mengerahkan 9 orang angora SAR. Kami juga dibantu oleh aparat yang lain, termasuk nelayan. Ada enam perahu nelayan yang membantu pencarian korban. Sampai saat ini hasıl masih nihil. Kami akan terus berupaya agar dapat segera menemukan korban.” Jelasnya. (JAR)

BACA JUGA  Bank Indonesia Bantu UMKM Tetap Produktif Di Tengah Pandemi Lewat KKI Seri-2

Editor : BaliNews.id

Facebook Comments

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id