Kemandirian Obat Dalam Negeri, Kemkes Bina Ratusan Industri Farmasi

BaliNews.id – Amanat dari Presiden Joko Widodo kepada Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto adalah meningkatkan kemandirian obat dan alat kesehatan. Rencana aksi Kemenkes dalam meningkatkan kemandirian obat adalah dengan mengembangkan bahan baku sediaan farmasi.

Pengembangan bahan baku sediaan farmasi dilakukan secara bertahap dalam 4 fokus utama yakni bahan baku Natural, Kimia (API), Biopharmaceutical, dan vaksin.

Kemenkes Bina Ratusan Industri Farmasi
Menkes dr. Terawan Agus Putranto

Telah dicapai peningkatan jumlah industri yang dibina oleh Kemenkes, antara lain dalam kurun waktu 2016-2019 perkembangan jumlah industri farmasi dalam negeri bertambah dari 209 menjadi 230 industri.

Sampai dengan tahun 2020, beberapa bahan baku farmasi telah dapat diproduksi di dalam negeri. Contohnya bahan baku untuk obat yang digunakan dalam pengendalian penyakit tidak menular, seperti atorvastatin, klopidogrel, dan simvastatin.

BACA JUGA  Peluang Tingkatkan PDB Indonesia Dengan Digitalisasi UMKM

Semoga kedepannya Industri Farmasi dalam negeri semakin baik dan meningkat baik dari sisi kuantitas dan kualitas yang mampu bersaing.

Berita ini sebelumnya dirilis di halaman resmi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id