Dukung Pembukaan Pariwisata, Parta Minta Bantuan untuk UMKM di Bali Diprioritaskan

Anggota DPR RI Fraksi PDIP I Nyoman Parta.

BaliNews.id – Tidak bisa dipungkiri, usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia merupakan salah satu penggerak utama perekonomian. Maka tak heran jika sektor UMKM terganggu maka ekonomi nasional juga terganggu. Hal itu diungkapkan anggota DPR RI I Nyoman Parta.

Politisi PDIP asal Guwang Sukawati ini, memaparkan, di tahun 2020, 12 juta UMKM yang sudah cair, kemudian rencana 9,8 juta UMKM di tahun 2021. Kalau ditotal baru sekitar 21 juta UMKM mendapatkan bantuan BPUM, sehingga masih ada sekitar 44 juta pelaku UMKM yang belum tersentuh dan harus di bantu.

“Karena itu di anggaran perubahan yang akan datang anggarannya, agar bisa dilipat gandakan, sehingga semakin banyak UMKM yang bisa dibantu,” ujarnya.

BACA JUGA  Mangku Pastika: Dukung terus potensi SDM TI majukan Bali

Dikatakanya, dengan dilakukanya vaksin, diharapkan Covid-19 berangsur menurun, dengan sendirinya pergerakan ekonomi harus dimulai sehingga bantuan pemerintah dalam bentuk stimulus ini sangat membantu.

“UMKM di Indonesia banyak yang berfokus pada tiga sektor usaha yaitu pedagang eceran, penyedia makanan dan minuman, serta industri pengolahan,” jelasnya.

Terkait rencana pemerintah tentang penurunan suku bunga KUR dari 6% menjadi 3%, kata Parta, belum terealisasi. Padahal sudah sering dibahas oleh Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Perekonomian dan Mentri Koperasi dan UKM sendiri dengan pagu anggaran 7,6 T untuk tambahan anggaran subsudi bunga KUR.

Diungkapkanya, yang mengalami dampak paling buruk dari pandemi Covid-19 ini adalah Bali adalah Provinsi. Karena itu, ada iktihar dari Pemerintah Pusat untuk membuka pariwisata Bali pada bulan Juni mendatang.

BACA JUGA  Hujan disertai petir intai sebagian kota di Indonesia

“Dalam kondisi normal kontibusi Bali terhadap devisa dan pajak negara sangat besar, tentu sangat layak dalam situasi terpuruk seperti sekarang Bali mendapatkan perhatian,” jelasnya.

Ketika pariwisata mulai bangkit, Sehingga ketika bulan Juli mendatang, Parta mengungkapkan, support bantuan BPUM untuk UMKM di Bali, tentu akan mempercepat pulihnya ekonomi Bali. “Karena ekosistem ekonomi Bali adalah ekosistem pariwisata, sehingga semuanya kait-mengkait dan memperburuk ekonomi di Bali,” ungkapnya.

Parta menegaskan,  tidak ada maksudnya agar Bali diistimewakan, karena semua rakyat di republik ini harus dapat. “Kami mohon agar Bali diprioritaskan, hal ini bersamaan dengan pembukaan pariwisata di awali dan UMKM nya mulai bangkit,” pungkasnya. (**)

Facebook Comments