Maraknya Pencurian Pratima, Desa Sidan Aktifkan Pakemitan

Desa Adat Sidan aktifkan pekemitan.

DENPASAR, BaliNews.id – Maraknya pencurian pratima di wilayah Gianyar akhir-akhir ini, Desa Sidan, Gianyar melakukan upaya antisipasi, dengan mengaktifkan pakemitan di pura-pura. Hal itu diungkapkan  Kepala Desa Sidan, I Made Sukra Suyasa, Kamis (21/1).

Dikatakan, bahwa pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan prajuru desa dari beberapa banjar yang ada di Desa Sidan, membahas masalah maraknya pencurian pratima ini. “Waktu ini banyak berita yang mengabarkan tentang maraknya pencurian pratima di sejumlah pura di Gianyar. Untuk mengatasi hal tersebut terjadi di wilayah kami, prajuru dari masing-masing banjar sudah kami panggil untuk menggelar rapat di kantor desa untuk membahas terkait hal ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Murid SD Ikuti Belajar Tatap Muka Di Pos Kamling

Lanjutnya, dari hasil pertemuan antar prajuru tersebut, disepakati bahwa pakemitan di masing-masing pura diaktifkan. “Pakemitan diaktifkan, nanti makanismenya akan diatur oleh masing-masing prajuru di banjar. Masyarakat akan secara bergiliran mendapatkan tugas pakemitan di pura,” ujarnya.

Di Desa Sidan, terdapat sebanyak 10 pura yang dimana di pura-pura tersebut masih belum dipasang kamera pemantau atau CCTV. “Di Desa Sidan terdapat 10 pura, wilayah kita juga langsung berbatasan dengan Kabupaten Bangli,” ungkapnya.

Dikatakan, bahwa di masing-masing banjar sudah menggelar pesamuan (pertemuan) untuk membahas terkait pakemitan ini. “Usai rapat sudah diadakan pesamuan di suang-suang (masing-masing) banjar untuk membahas terkait hal ini,” ungkapnya.

Sebelumya, Polres Gianyar sudah memberikan himbauan agar masing-masing Desa mengaktifkan sistem pakemitan di pura untuk mencegah aksi pencurian pratima terjadi kembali.

BACA JUGA  Pratima Pura Bendesa Manik Mas Batan Tingkih Kesian Digondol Maling

Kasubbag Humas Polres Gianyar, AKP I Nyoman Handrajaya mengatakan, bahwa pihaknya sudah secara instensif melakukan patroli ke pura-pura. Namun hal tersebut dirasa belum cukup dan masing-masing desa diharapkan mengaktifkan pakemitan di pura.

“Agar masyarakat selalu waspada terkait maraknya pencurian pratima di masa pandemi covid-19 dimana perekonomian menjadi terpuruk, galak kan kembali pakemitan oleh warga di pura yang ada pratimanya, dari pihak kepolisian mengoptimalkan patroli blur light khususnya malam hari dengan menyambangi pura yang letaknya di pinggir jalan maupun ditengah sawah yang jauh dari perkampungan,” ujarnya.

Bhabinkamtibmas di masing-masing desa juga diupayakan untuk selalu berkoordinasi dengan pihak desa dalam upaya mengantisipasi tindakan kriminalitas. “Upaya yg dilakukan dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas yang melaksanakan koordinasi dengan para tokoh adat maupun masyarakat untuk meningkatkan giat siskamling maupun pakemitan di pura,” tandasnya. (dt)

Facebook Comments