Manejemen Pengolahan Sampah Berbasis Desa, Tren Baru di Gianyar

GIANYAR, BaliNews.id – Manejemen pengelolaan sampah berbadis desa menjadi tren baru di Kabupaten Gianyar. Bahkan desa adat dan desa dinas melalui tokoh masyarakatnya menggerakkan langsung pembuatan rumah kompos, pembuatan TPS 3R, hingga Bank Sampah. Di desa Adat Kemenuh, Sukawati, selain membuat manajemen pengelolaan sampah, juga dibuatkan peraremnya.

Bendesa Kemenuh, Ida Bagus Alit, Selasa (23/6/2020) mengatakan, Desa Adat Kemenuh baru akan membentuk manajemen rumah kompos. Namun, sebelum itu terwujud, terlebih dulu dibuatkan peraremnya. “Perarem sudah kita buat. Intinya, setiap krama adat tamiu, wajib menjaga kebersihan dan kesucian desa adat. Mereka juga diwajibkan untuk mengelola sampah yang dihasilkan. Sampah yang ditimbulkan, wajib dikelola oleh pemilik tempat tinggal krama tamiu, misalnya dia kos, maka pemilik kosnya ini wajib mengelola sampah yang ditimbulkan di tepatnya,” ujarnya.

BACA JUGA  Tepergok, Pencuri Babak Belur Dihajar Warga

Diungkapkanya, dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah, pihaknya saat ini dalam tahap merancang rumah kompos. “Kami meminta pertimbangan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar bagaimana bagusnya. Namun untuk lahannya nanti, kami siapkan 45 are. Kami tegaskan yang kami buat bukan TPS atau TPA yang menimbulkan bau. Tetapi kami buat rumah kompos dengan teknologi terbarukan,” ujarnya.

Ket foto : Pertemuan DLH Gianyar  dengan prajuru Desa Adat Kemenuh, Sukawati, dalam merancang pembangunan manajemen sampah

Sementara itu, Plt Kepala DLH Gianyar, Wayan Kujus Pawitra mengaku bersyukur, karena masyarakat saat ini tidak hanya mulai sadar tentang kebersihan lingkungan, tetapi mulai bergerak membangun manajemen pengelolaan sampah sistem terbarukan. Pihaknya sangat mengapresiasi adanya desa adat yang memperkuat penanggulangan sampahnya melalui perarem. “Kita memang mengharapkan dukungan dari tokoh adat, agar penangan sampahnya selain dalam bentuk manejemen terbarukan, juga diperkuat dengan perarem,” ujarnya.

BACA JUGA  Kebut Pembangunan Rumah Pembibitan TP-PKK

Selain desa adat, sejumlah desa dinas juga telah memberikan perhatia penuh terhadap penanggulangan sampah. “Pengelolaan sampah berbasis desa adalah model pengelolaan sampah di Gianyar. Bila hal ini terus menjadi tren, dan diikuti desa-desa lainnya, maka saya jamin, tahun 2021 tidak dipusingkan lagi dengan permasalahan sampah,” pungkasnya. (DT)