Luncurkan Video Klip Terbaru, Poleng Band Kolaborasi Dengan Komunitas Mahima

Buleleng, BaliNews.id –  Grup musik asal Buleleng, Poleng Band kembali merilis lagu dan video klip terbaru berjudul “Silih-silih Kambing”. Lagu yang dirilis kali ini, tak sepertinya biasanya yang hanya bertajuk tentang cinta. Lagu “Silih-silih Kambing” mengangkat tentang peristiwa sosial dimasyarakat. Di Bali istilah silih-silih kambing kerap ditujukan kepada orang yang meminjam barang dan tak kunjung dikembalikan lagi.

Rilis lagu dan video klip “Silih-silih Kambing” dilakukan secara virtual melalui kanal youtube Poleng Band.  Secara resmi telah dirilis kemarin bertepatan dengan Tilem Sasih Karo, Selasa 18 Agustus 2020, Pukul 18.00 Wita. Vokalis Poleng Band, De Goes menuturkan rilis lagu dan video klip terbaru inim juga dikaitkan dengan Hari Kemerdekaan RI ke 75 tahun “Kami memang sengaja mengambil tanggal ini, selain bertepatan dengan tilem juga masih dalam semarak Hari Kemerdekaan RI. Pas tanggalnya 18 ya kita rilis juga pada pukul 18.00 Wita. Semoga karya kami dapat diterima oleh banyak orang” tuturnya, Rabu (19/8).

BACA JUGA  Seharusnya Sudah Berakhir, Status Tanggap Darurat Tetap Mengacu Keputusan Pemerintah Pusat
Luncurkan Video Klip Terbaru, Poleng Band Kolaborasi Dengan Komunitas Mahima
Luncurkan Video Klip Terbaru, Poleng Band Kolaborasi Dengan Komunitas Mahima

Terkait konsep lagu dan video klip, De Goes mengatakan untuk tema lagu kali ini memang berbeda dengan karya Poleng Band sebelumnya. “Lagu yang ini tidak tentang jatuh cinta dan sakit hati, tapi lebih kepada peristiwa sosial di masyarakat. Sudah cukup gamlang kita sampaikan di liriknnya. Rekaman musik kami lakukan di Demores Rumah Musik. Nah, untuk Video Klip kami kolaborasi dengan Komunitas Mahima lewat pantomime, dan ini yang menarik sesungguhnya” ucapnya.

Luncurkan Video Klip Terbaru, Poleng Band Kolaborasi Dengan Komunitas Mahima
Luncurkan Video Klip Terbaru, Poleng Band Kolaborasi Dengan Komunitas Mahima

Ditanya tentang bagaimana proses pengerjaan lagu dan video klip, De Goes menjelaskan untuk proses rekaman musik dilakuka dengan cukup cepat dibantu oleh Gde Kuriawan, Demores Rumah Musik. Proses yang lama terjadi dipembuatan video klip. “Dari awal kiya memang ingin membuat konsep video klip yang berbeda. Pembahasan konsep video klip, dilakukan hampir selama dua bulan lebih. Sampai akhirnya kita, melihat Komunitas Mahima membuat video pantomime lagu Bali. Nah, dari itulah personil sepakat untuk membuat video klip dengan pantomime dan akhirnya berkolaborasi dengan dengan mahima” paparnya

BACA JUGA  20.000 Bibit Tanaman Diterima Krama Desa Adat Bitera

Secara umum video klip lagu “Silih-silih Kambing” ini prosesnya cukup lama. Memakaan waktu satu bulan. Dari pembuatan scenario, pemilihan pemain, latihan, pengambilan video dan editing.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id