Konsumsi Gasonline di Gianyar Capai 82 Persen

Gianyar, BaliNews.id – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) V Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mencatat konsumsi gasoline untuk produk Perta-series cukup tinggi di Kabupaten Gianyar, Bali, yakni mencapai 82 persen.

“Dari catatan Pertamina, konsumsi gasoline di Gianyar rata-rata mencapai 231 kiloliter per hari, dengan mayoritas adalah produk Perta-series seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo yang mencapai 82 persen dari total gasoline,”kata Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji, dalam keterangan persnya di Denpasar, Selasa (29/9).

Konsumsi gasoline di Gianyar-Bali capai 82 persen
Salah satu SPBU di Kabupaten Gianyar yang mulai menerapkan harga khusus Pertalite, Selasa (29/9/2020). ANTARA/Humas PT Pertamina. (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2020)

Ia mengatakan melalui program Langit Biru Pertamina MOR V Jatimbalinus akan memberikan harga khusus Pertalite setara harga Premium untuk konsumen di Gianyar.

BACA JUGA  Konsumsi Premium di Gianyar Turun 3 Persen

Ia mengatakan harga BBM RON 90 itu menjadi Rp6.450 per liter, untuk kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, angkot plat kuning, dan taksi plat kuning.

Harga khusus Pertalite berlaku di 23 SPBU Kabupaten Gianyar, dari total 28 SPBU yang ada. Penerapan harga khusus Pertalite dimula pada 29 September 2020 sampai dengan 28 November 2020.

Rustam menjelaskan bahwa BBM dengan kandungan oktan (Research Octane Number/RON) lebih tinggi dan lebih ramah lingkungan karena lebih rendah emisi.

Selain itu, BBM dengan oktan lebih tinggi membuat pembakaran di ruang mesin lebih baik sehingga pemakaian bahan bakar menjadi lebih irit.

“Dengan adanya program ini, sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan agar mau beralih ke bahan bakar yang lebih baik, rendah emisi sehingga tercipta pengurangan polusi udara dan lingkungan yang sehat minimal dengan melakukan pembelian produk Pertalite,”kata Rustam.

BACA JUGA  Pertamina Catat Konsumsi BBM dan LPG di Bali Meningkat 70 Persen

Harga khusus Pertalite bagi konsumen kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, angkot plat kuning dan taksi plat kuning yang masih menggunakan Premium, bertujuan agar lebih peduli kepada lingkungan dengan cara menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, program ini juga selaras dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih.

Selain itu, berdasarkan data indeks kualitas udara yang telah dikumpulkan, untuk wilayah Denpasar yang lebih dahulu telah menerapkan program ini, rata-rata memiliki kualitas udara yang baik.

“Data yang kami kumpulkan seminggu terakhir, tercatat indeks kualitas udara di Denpasar rata-rata lebih baik lagi di angka 48. Tentu, dampak positif terhadap kualitas udara ini harapannya dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah lain,” ucapnya. (an)

BACA JUGA  Direktur House Of Home Ditahan dan Dideportasi

Oleh : Ayu Khania Pranishita
Editor : Maximianus Hari Atmoko

Facebook Comments

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id