Didampingi Pj. Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan belasungkawanya atas meninggalnya Putu Satria Ananta Rustika secara langsung kepada pihak keluarga.

Dengan adanya kejadian ini , Ia mengatakan akan diadakan evaluasi serta pembenahan dalam sistem pendidikan dan kurikulum sekolah yang berada di bawah naungan Kementrian Perhubungan, agar kejadian ini tidak terulang lagi.

“Saya akan rubah mekanisme senior junior ini agar tidak terulang lagi, kami sudah siapkan teknis dan kedepan untuk seragam kami akan copot atributnya dan setiap harinya taruna-taruni yang bersekolah akan berganti pakaian tidak hanya baju dinas tersebut yang di gunakan, guna menghilangkan mindset senioritas” ujarnya

“Sekali lagi kami ucapkan Turut Berduka Cita yang mendalam, kepada ibu bapak kami berjanji akan mengusut tuntas kasus ini hingga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal” tutup Budi Karya Sumadi.

Diketahui Taruna Putu Satria mengalami kekerasan yang dilakukan senior tingkat 2. Sebelum meninggal, Putu Satria menerima 5 kali pukulan di ulu hati hingga akhirnya ambruk tak sadarkan diri pada Jumat (3/5/24).

Saat ini, polisi sudah menetapkan empat orang tersangka tindak penganiayaan ini, yakni Tegar Rafi Sanjaya, KAK alias K, WJP, dan FA alias A. (*)