Kisah Penyandang Disabilitas asal Gianyar Dinovelkan

BaliNews.id – Kisah penyandang disabilitas asal Desa Keliki Kecamatan Tegallalang, Wayan Damai dinovelkan dengan judul ‘Aku Beda dan Aku Bisa’.

Novel tentang keseharian Wayan Damai yang ditulis oleh Dr Imaculata Umiyati SPd MSi menceritakan perjuangan Wayan Damai yang menderita polio sejak kecil hingga bisa menjadi seorang atlet yang membawa harum nama bangsa Indonesia.

Berbagai negara sudah pernah dijelajahi seperti Thailand, Singapura, Malaysia dan lain-lainnya. Bahkan berkat kepiawaiannya bermain lawn bowls (boling lapangan), negara Korea pun pernah disambanginya. Dirinya juga mewakili Indonesia dalam Asian Para Games 2018 dan 2019 di cabang olahraga lown bowls.

“Semua kisah kehidupan saya, mulai dari kesedihan, perjuangan dan harapan tertuang dalam buku ini, dan semoga isi dari buku ini dapat menginspirasi para penyandang disabilitas lainnya untuk bangkit lewat potensi dirinya dan bisa hidup mandiri,” harap Wayan Damai.

BACA JUGA  Kejahatan Curat di Badung Menurun 40 Persen

Bapak 2 orang anak ini juga tak lupa berpesan pada para penyandang disabilitas lainnya untuk tidak terpuruk dengan kondisi fisik yang dialami. Gali potensi yang ada dalam diri, apakah itu bakat memasak, menjahit melukis atau olahraga. Bakat itu harus dikembangkan, agar kita bisa selalu mandiri dan tidak tergantung pada orang orang lain.

Hal ini diungkapkan Wayan Damai saat menerima bantuan sembako dari Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Gianyar, Ny IA Surya Adnyani Mahayastra, di Pendopo Sekretariat Kantor TP PKK Kabupaten Gianyar, Senin (18/5).

Dirinya dan juga para penyandang disabilitas lainnya juga tak lupa berterimakasih pada atas perhatian Bupati Gianyar Made Mahayastra, yang tidak pernah melupakan warganya yang berkebutuhan khusus. “Semoga perhatian ini tidak berhenti sampai disini saja, namun tetap berkesinambungan,” harapnya.

BACA JUGA  Breaking News! Kapal Kandas di Pelabuhan Padangbay Bali

Ketua K3S Kabupaten Gianyar, Ny Surya Adnyani Mahayastra mengaku sangat bangga melihat prestasi Wayan Damai. Dirinya berharap agar para penyandang disabilitas lainnya mampu menjadikan Wayan Damai teladan, meski di tengah keterbatasan tidak membuatnya terpuruk, namun mampu melihat potensi yang ada dalam dirinya dan mengembangkannya hingga mampu meraih prestasi yang luar biasa.

“Semangat seperti inilah yang harus kita contoh, jangan sampai keterbatasan fisik menghalangi kita untuk terus berprestasi,” ujar Ny Surya Adnyani Mahayastra bangga.

Wayan Damai menerima bantuan sembako bersama 88 penyandang disabilitas lain se Gianyar.

Pada kesempatan itu, Ny Surya Adnyani Mahayastra yang didampingi Kadis Sosial Kabupaten Gianyar AA Putri Ari menyerahkan bantuan paket sembako untuk 89 penyandang disabilitas se-Kabupaten Gianyar. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Bupati Gianyar pada penyandang disabilitas dalam situasi pandemi covid 19. (gb)