Kenaikan Tarif Parkir Airport Ngurah Rai Ditunda

Sempat dinaikkan per 1 Januari, akhirnya tarif parkir di Bandara Ngurah Rai ditunda per Jumat (8/1).

Anggota DPR RI Memberi Apresiasi

DENPASAR, Balinews.id – PT. Angkasa Pura I membuat keputusan yang agak memberatkan di awal tahun dengan menaikkan tarif parkir kendaraan bermotor di Bandara Internasional Ngurah Rai. Kenaikkan tarif parkir kendaraan bermotor di Bandar Internasional Ngurah Rai ini mulai diberlakukan pada 1 Januari 2021.

Mengetahui hal tersebut, anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali I Nyoman Parta meminta PT. Angkasa Pura I untuk menunda kenaikan tarif parkir kendaraan bermotor di Bandar Internasional Ngurah Rai.

I Nyoman Parta

“Harusnya ditunda dulu,” tegas Parta, Selasa (5/1), lalu.

Politikus PDI Perjuangan asal Desa Guwang, Gianyar ini menyampaikan sejumlah pertimbangan perlu dilakukan penundaan kenaikan tarif parkir kendaraan bermotor di Bandar Internasional Ngurah Rai tersebut.

Pertama, kata dia, situasi ekonomi saat ini masih sulit akibat pandemi Covid-19. Waktunya tidak tepat menaikkan tarif parkir tersebut saat ini, saat semua pihak fokus pada pulihan ekonomi.

“Situasi sedang sangat sulit sehingga tidak pantas menaikan (tarif parkir kendaraan bermotor di Bandar Internasional Ngurah Rai) sampai 100 persen,” kata Parta.

BACA JUGA  Anggota DPR RI Nyoman Parta Harap Polisi Tak Tangkap Penjual Arak Di Tengah Pandemi

“Kalau ke airport biasannya roda 4 bayar Rp5 ribu untuk uk 0 sampai 1 jam. Sekarang Rp10 ribu, terus progresifnnya Rp2 ribu,” tambah dia.

Pertimbangan kedua, lanjut Parta, kenaikan tarif parkir kendaraan bermotor itu tak signifikan untuk meningkatkan pendapatan PT. Angkasa Pura I saat ini.

Sebab, sektor pariwisata yang menjadi leading sektor ekonomi Bali hingga saat ini belum pulih. Sektor pariwisata ini cukup kondisinya terpuruk karena pandemi Covid-19.

“Pawisata masih sepi, tidak berdampak signifikan utuk pendapatan PT. Angkasa Pura,” kata Parta.

Untuk diketahui, berikut tarif terbaru parkir kendaraan bermotor di Bandar Ngurah Rai.

Untuk tarif parkir harian: untuk 0 s.d 12 jam sebesar Rp4.000 untuk roda 2; Tarif 0<1 jam sebesar Rp10.000 untuk Roda 4 dan Rp15.000 untuk roda 6 atau lebih; Setiap jam berikutnya (dikenakan tarif progresif, red) sebesar Rp2.000 untuk roda 2, Rp 5.000 untuk roda 4 dan roda 6 atau lebih; Parkir premium sebesar Rp30.000 ditambah tarif parkir reguler. Setelah 24 jam berlaku tarif dari awal kembali. Denda kehilangan karcis harian sebesar Rp50.000 untuk roda 2, dan Rp100.000 untuk roda 4 dan roda 6 atau lebih.

BACA JUGA  Permintaan Lele Di Bali Meningkat Di Tengah Pandemi COVID-19

Adapun tarif parkir berlangganan, rinciannya adalah: untuk 1 bulan sebesar Rp84.000 untuk roda 2, Rp300.000 untuk roda 4, dan Rp450.000 untuk roda 6 atau lebih; untuk 1 Tahun sebesae Rp924.000 untuk roda 2, Rp3.300.000 untuk roda 4, dan Rp4.950.000 untuk roda 6 atau lebih. Biaya kartu berlangganan/Smart Card Rp100.000, dan denda kehilangan kartu berlangganan Rp.100.000.

Sudah Diturunkan Kembali.

Setelah diminta untuk menurunkan kenaikkan tarif parkir bandara yang dinilai cukup memberatkan masyarakat, akhirnya per-8 Januari 2021 (hari ini;red), pihak Angkasa Pura I akhirnya menurunkan kembali tarif parkir tersebut.

Menurut I Nyoman Parta, penurunan ini sangat mengurangi beban masyarakat, terutama bagi sopir dan guide yang sehari-hari lalu lalang di bandara.

“Terima kasih kepada pihak Angkasa Pura, walaupun penundaannya dalam bentuk diskon, intinnya mengurangi beban sopir dan guide yg parkir, terutama yg sehari hari ke airport”, kata I Nyoman Parta saat dihubungi via telpon.

BACA JUGA  Preventing Plastic Into Ocean dengan The Plastik Exchange

“Pihak Angkasa Pura harus betul-betul  memperhatikan jika nanti mencabut diskon agar memperhatikan situasi pariwisata sudah jika belum pulih agar tetap berlaku diskon,” sambungnya.

Adapun tarif yang mulai berlaku per 8 Januari sebagai berikut:

Untuk tarif parkir harian: untuk 0 s.d 12 jam sebesar Rp2.000 untuk roda 2; Tarif 0<1 jam sebesar Rp6.000 untuk Roda 4 dan Rp10.000 untuk roda 6 atau lebih; Setiap jam berikutnya (dikenakan tarif progresif, red) sebesar Rp1.000 untuk roda 2, Rp 3.000 untuk roda 4 dan roda 6 atau lebih; Parkir premium sebesar Rp30.000 ditambah tarif parkir reguler. Tarif 24 jam rp.14.000 untuk roda 2, Rp. 75.000 untuk roda 4 gol. normal, Rp.105.000 untuk roda 4 gol.premum, Rp.125.000 untuk roda 6/lebih. Setelah 24 jam berlaku tarif dari awal kembali. Denda kehilangan karcis harian sebesar Rp50.000 untuk roda 2, dan Rp100.000 untuk roda 4 dan roda 6 atau lebih. (ta)

Facebook Comments