Kejahatan Curat di Badung Menurun 40 Persen

MANGUPURA, BaliNews.id – Selama pandemi Covid-19, tindak kejahatan khususnya pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah hukum Polres Badung menurun siginifikan hingga 40 persen.
Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi mengatakan, faktor utama menurunnya angka kriminalitas karena masyarakat lebih banyak berdiam di rumah selama Covid-19 dan kawasan wisata yang selama ini rawan dari pelaku kejahatan juga sepi. “Sekarang para pelaku terutama jambret tidak ada muncul,” ujar Roby Septiadi saat rilis di Polsek Mengwi, Kamis (25/6/2020).
Menurutnya,  munculnya aksi kejahatan karena adanya niat dan kesempatan. Kendati mengalami penurunan, pihaknya tetap melaksanakan patroli. “Kalaupun nantinya kondisi kembali normal dan masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa, kami berharap tindak kejahatan tidak mengalami peningkatan,”ungkapnya.
Ditanya mengenai kondisi tahanan di Polres Badung, Robby menyebutkan saat ini masih tetap full tapi tidak ada tahanan baru. “ Sebagian besar adalah tahanan titipan dari kejaksaan dan pengadilan karena saat ini Lapas sudah overload dan juga dalam rangkan mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Robby Septiadi menyerahkan barang bukti kepada korban yang kasusnya sudah dinyatakan selesai atau pelakunya sudah mendapat vonis di persidangan. Barang bukti itu berupa dua sepeda motor, sebuah HP serta beberapa bungkus rokok milik Subagia Wirya yang tokonya di Pasar Mengwi dibobol maling pada Maret 2020. “Saya mengingatkan para pelaku kejahatan untuk berpikir dua kali kalau mau beraksi di wilayah Badung. Kami tidak segan-segan akan memberikan tindakan tegas terukur,”tandas Kapolres.
BACA JUGA  Pelaku Skimming Ngaku Dapat Kartu ATM Palsu dari WN Rusia