Jelang Galungan, PGRKB Pemkab Gianyar Raup Penjualan Ratusan juta Lebih

Gianyar, BaliNews.id – Momen pelaksanaan Pasar Gotong Royong Krama Bali (PGRKB) yang dilaksanakan Pemkab Gianyar kali kedua ini dirasa sangat tepat. Pasalnya, beberapa hari lagi umat Hindu akan melaksanakan Hari Raya Galungan. PGRKB yang digelar di halaman Kantor Bupati Gianyar dan GOR Kebo Iwa, pada Jumat (11/9) cukup membludak.

Pada pasar gotong royong krama Bali kali ini, berhasil memperoleh penjualan senilai Rp.513.877.000 yang merupakan pesanan dari semua OPD Pemkab Gianyar. Seperti dijelaskan oleh Kadis Perindag Kabupaten Gianyar Luh Gede Eka Suary, hasil penjualan yang didapat pada pasar gotong royong kali ini cukup besar, lebih dari Rp.500 juta. Ini menunjukan bahwa apa yang dijual dalam pasar gotong royong memang dibutuhkan dan harganya tidak lebih mahal dari harga di pasaran.

BACA JUGA  Wali Kota Denpasar Ikuti Tahapan Verifikasi Sensus Penduduk 2020
PGRKB Pemkab Gianyar Raup Penjualan Ratusan juta Lebih
Pelaksanaan Pasar Gotong Royong krama Bali di Puspem Badung, Jumat (11/9/2020). ANTARA/HO-Humas Pemkab Badung

Dijelaskan lebih lanjut, komoditi  yang dijual masih sama dengan bulan lalu hanya kali ini ditambah kebutuhan sandang seperti kain endek, kebaya, udeng dan beberapa produk lainnya.  Selain di halaman kantor Bupati Gianyar dan di GOR Kebo Iwa, PGRKB juga diadakan di Bank BPD Bali Cabang Gianyar. Selain BPD Bali, PLN juga ikut berpartisipasi dengan mengadakan sosialisasi pada masyarakat sekiranya ada yang ingin menambah daya listrik di masa pandemi, tidak akan dikenakan biaya yang tinggi.

“ Jadi kali ini PGRKB kami adakan di 3 lokasi, khusus yang di GOR Kebo Iwa di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Gianyar. Hal ini karena pesanan dari guru cukup banyak, dan guna mematuhi protokol kesehatan kita harus physical distancing makanya untuk guru di bawah koordinasi Dinas Pendidikan,” jelas Eka Suary.

BACA JUGA  Puluhan Krama Pakudui Kawan Datangi Polres Gianyar, Tanyakan Alasan Penundaan Eksekusi

Untuk kali ini jumlah jenis komoditi yang dijual ada 14 jenis, terdiri dari pangan segar dan berbagai produk olahan. Seperti paket buah-buahan, beras, sayur, ikan, keripik dan lain-lain dengan total pesanan 11.659 paket. Sedangkan IKM yang ikut berpartisipasi keseluruhan berjumlah 16 IKM, terdiri dari 11 IKM dari binaan Disperindag dan  5 IKM dari binaan Dinas Koperasi dan UKM Gianyar. Beberapa dari IKM tersebut merupakan binaan dari Dekranasda Kabupaten Gianyar. Seperti tenun cagcag dari  Desa Pengembungan Pejeng dan Tenun Putri Ayu Blahbatuh Gianyar. Dimana saat ini Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra tengah berupaya membangkitkan kembali tenun songket di Desa Pengembungan. Jadi melalui PGRKB Bali ini merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan kembali di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Kumpulan Gambar Ucapan Hari Raya Galungan dan Kuningan 2020

“Astungkara PGRKB di Gianyar sudah berjalan dengan baik, ini sesuai dengan arahan Bapak  Bupati Gianyar agar kita membantu para pelaku IKM di tengah pandemi ini. Bahkan saya melihat animo para pegawai cukup tinggi untuk berbelanja langsung, terutama kebutuhan hari raya seperti kue, maupun buah-buahan,” tambah Eka Suary.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id