Jaga ‘kecantikan’ Ibu Pertiwi, Dengan PESAN-PEDE dan Bank Sampah Cemenggaon

BaliNews.id – Kasih sayang kepada Ibu pertiwi sudah ditunjukan oleh Forum Peduli Lingkungan Cemenggaon, dimulai dari sungai dengan membersihkan sampah plastik dan merawat lingkungan sekitar agar kelestarian alam bisa tetap terjaga. Kasih sayang mereka kepada Ibu pertiwi, terus berlanjut yaitu dengan membangun bank sampah untuk warga sekitar. Besar  harapan mereka dapat mengurangi sampah non organik sampai ke TPA, dari bank sampah ini juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa sampah yang dikumpulkan dan dipilah dari rumah bisa memiliki keuntungan ekonomis bila diperlakukan dengan baik dan benar. Bank sampah yang dibangun sudah 5 tahun ini, sama seperti pada umumnya. Datang membawa sampah, kemudian ditimbang dan dicatat dalam buku tabungan.

BACA JUGA  Warga Desa Batuagung Mendapatkan BLTDD
Jaga 'kecantikan' Ibu Pertiwi, Dengan Pesan-PEDE & Bank Sampah Cemenggaon
Jaga ‘kecantikan’ Ibu Pertiwi, Dengan Pesan-PEDE & Bank Sampah Cemenggaon

Namun berbeda dari tahun sebelumnya, bulan Agustus ini bank sampah Cemenggaon bersama The Plastic Exchange (penukaran poin plastik bekas dengan beras) membuat antusias warga untuk membawa sampah ke bank sampah semakin bertambah dari sebelumnya. Kegiatan yang dilaksanakan Jumat (14/8) ini, bisa terelenggara berkat dukungan dana dari donatur. Gerakan sampah plastik ditukar dengan beras ini sudah merembet ke desa-desa di Kabupaten Gianyar. Yang di gagasa oleh I Made Janur Yasa. “Awalnya dari Tabanan. Dimasa covid ini, masyarakat sulit untuk bisa bekerja dan menyebabkan kondisi ekonomi menurun. Besar keinginan untuk berdonasi dari Pak Made Janur, tapi agar bisa mengedukasi masyarkat di tengah pandemi. Muncul idenya, warga yang datang membawa sampa plastik lalu ditukar dengan beras. Jadi, antara pemberi dan penerima sama-sama terhormat. Kemudian, adapun cita-cita untuk bisa mengembangkan tukar plastik dengan beras lewat aplikasi, warga yang membawa plastik ke bank sampah dapatkan poin, dari poin ini bisa dibawa ke supermarket, kerjasama dengan toko moderen. Lewat aplikasi terebut kredit point sampah bisa di tukar dengan beras, telur, sayur atau mungkin bibit tanaman” ujar Dea Sihotang, social media platic exchange.

BACA JUGA  Sekda Wisnu Wijaya Tinjau Kesiapan Protokol Kesehatan Upacara Maligia Puri Ageng Blahbatuh
Jaga 'kecantikan' Ibu Pertiwi, Dengan Pesan-PEDE & Bank Sampah Cemenggaon
Jaga ‘kecantikan’ Ibu Pertiwi, Dengan Pesan-PEDE & Bank Sampah Cemenggaon

Dalam kegiatan bank sampah ini, juga melibatkan mahasiswa Unud yang KKN di Cemenggaon “masyarakat sangat antusias datang dari rumah, sampai disini mengantre dengan tertib, untuk menyetorkan sampah yang dibawa. Dari kami, baru pertama bisa mengikuti kegiatan ini karena terbatas diwaktu pandemi. Tapi dalam KKN kita memiliki bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi, yang terus bergerak di lingkungan, misalkan bidang pendidikan mengajarkan les untuk anak-anak SD melalui whatsaap group, sementara dari bidang kesehatan memberikan informasi terkait covid juga membagikan masker dll” ujar Dewa Gede Ari, mahasiswa KKN

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id